Jangan Percaya, 5 Mitos Soal Payudara Besar Ini Terbukti Hoax

Jangan Percaya, 5 Mitos Soal Payudara Besar Ini Terbukti Hoax

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 24 Jul 2018 09:43 WIB
Jangan Percaya, 5 Mitos Soal Payudara Besar Ini Terbukti Hoax
Ada beberapa mitos tentang payudara yang terbukti hoax. Foto: Thinkstock
Jakarta - Payudara besar tidak melulu disyukuri wanita. Payudara yang besar bisa membuat wanita risih hingga sulit mendapatkan pakaian yang pas.

Payudara besar memang memiliki beberapa dampak negatif. Salah satunya adalah risiko kanker payudara yang lebih besar, dan juga keluhan soal nyeri punggu.

Meski begitu, jangan percaya begitu saja klaim soal payudara besar. 5 Mitos ini sudah terbukti hoax dan tak lagi dipercaya. Apa saja?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bikin tulang bengkok

Foto: ilustrasi/thinkstock
Bikin nyeri punggung, payudara besar dikaitkan dengan penyakit tulang belakang bengkok atau skoliosis. Hal ini dibantah oleh Lebana Simanihuruk, pakar penyakit skoliosis dari Jakarta.

Menurutnya, tidak mungkin seseorang kena skoliosis hanya karena payudaranya yang besar. Skoliosis memang lebih rentan terjadi pada wanita, tapi faktor penyebabnya adalah komposisi otot wanita yang lebih sedikit dari pria.

"Ukuran payudara yang besar tidak memiliki hubungannya dengan skoliosis, tapi mengangkat beban yang terlalu berat bisa memicu penyakit ini," ucapnya.

Produksi ASI lebih banyak

Foto: ilustrasi/thinkstock
Payudara besar memproduksi air susu ibu (ASI) yang lebih banyak. Di sisi lain, wanita dengan payudara kecil akan memiliki air susu ibu yang lebih sedikit. Benarkah?

dr Margareta Komalasari, SpA dari Brawijaya Women and Children Hospital mengatakan anggapan tersebut sama sekali tidak benar.

"Itu mitos. Tidak ada hubungan antara ukuran payudara dengan banyak atau tidaknya produksi ASI," tutur dr Atha, begitu ia akrab disapa, beberapa waktu lalu.

Ukuran bra tidak berubah

Foto: ilustrasi/thinkstock
Ada kepercayaan dari kalangan wanita yang menyebut ketika sudah dewasa, ukuran bra tidak akan berubah. Padahal menurut Kim Caldwell, ukuran bra bisa berubah hanya berdasarkan model branya.

"Bra seperti celana jeans, ukurannya berbeda tergantung material yang digunakan, desain, dan ukuran payudara Anda sendiri," ungkapnya.

Olahraga untuk perbesar payudara

Foto: ilustrasi/thinkstock
Wanita yang ingin memperbesar payudara dengan olahraga sebaiknya berhenti. Pakar mengatakan hal tersebut percuma, ukuran payudara tidak akan membesar meskipun kamu sering olahraga.

"Payudara terdiri dari jaringan, bukan otot. Memperkuat otot payudara tidak membuat ukuran payudaramu membesar," ujar Dawn Kenney, pakar kesehatan payudara.

Satu-satunya cara untuk memperbesar payudara menurut Kenney adalah dengan melakukan implan.

Halaman 2 dari 5
Bikin nyeri punggung, payudara besar dikaitkan dengan penyakit tulang belakang bengkok atau skoliosis. Hal ini dibantah oleh Lebana Simanihuruk, pakar penyakit skoliosis dari Jakarta.

Menurutnya, tidak mungkin seseorang kena skoliosis hanya karena payudaranya yang besar. Skoliosis memang lebih rentan terjadi pada wanita, tapi faktor penyebabnya adalah komposisi otot wanita yang lebih sedikit dari pria.

"Ukuran payudara yang besar tidak memiliki hubungannya dengan skoliosis, tapi mengangkat beban yang terlalu berat bisa memicu penyakit ini," ucapnya.

Payudara besar memproduksi air susu ibu (ASI) yang lebih banyak. Di sisi lain, wanita dengan payudara kecil akan memiliki air susu ibu yang lebih sedikit. Benarkah?

dr Margareta Komalasari, SpA dari Brawijaya Women and Children Hospital mengatakan anggapan tersebut sama sekali tidak benar.

"Itu mitos. Tidak ada hubungan antara ukuran payudara dengan banyak atau tidaknya produksi ASI," tutur dr Atha, begitu ia akrab disapa, beberapa waktu lalu.

Ada kepercayaan dari kalangan wanita yang menyebut ketika sudah dewasa, ukuran bra tidak akan berubah. Padahal menurut Kim Caldwell, ukuran bra bisa berubah hanya berdasarkan model branya.

"Bra seperti celana jeans, ukurannya berbeda tergantung material yang digunakan, desain, dan ukuran payudara Anda sendiri," ungkapnya.

Wanita yang ingin memperbesar payudara dengan olahraga sebaiknya berhenti. Pakar mengatakan hal tersebut percuma, ukuran payudara tidak akan membesar meskipun kamu sering olahraga.

"Payudara terdiri dari jaringan, bukan otot. Memperkuat otot payudara tidak membuat ukuran payudaramu membesar," ujar Dawn Kenney, pakar kesehatan payudara.

Satu-satunya cara untuk memperbesar payudara menurut Kenney adalah dengan melakukan implan.

(mrs/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads