Selasa, 24 Jul 2018 10:48 WIB

Obat Hipertensi Mengandung Valsartan Ditarik Sukarela, Ini Kata BPOM

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Beberapa produk obat hipertensi mengandung valsartan ditarik dari peredaran (Foto: Thinkstock) Beberapa produk obat hipertensi mengandung valsartan ditarik dari peredaran (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) meminta industri menghentikan produksi dan distribusi obat hipertensi yang mengandung valsartan produksi Zhejiang Huahai Pharmaceuticals, Linhai, China. Produk-produk tersebut telah ditarik di Uni Eropa karena mengandung pengotor Nitrosodimethylamine (NDMA).

Dalam pernyataan resminya BPOM RI menyebut bahwa industri telah bersedia menarik seluruh obat yang dimaksud secara sukarela/voluntary recall. Saat ini baik EMA (European Medicines Agency) maupun BPOM RI sedang melakukan pengkajian lebih lanjut terhadap bahan baku tersebut.

Produk valsartan yang ditarik secara sukarela oleh produsen, seperti tercantum dalam lampiran penjelasan BPOM, adalah Varten Tablet 80 mg dan 160 mg buatan PT Actavis Indonesia dan Valesco Kaplet Salut Selaput 40 mg, 80 mg dan 160 mg buatan PT Dipa Pharmalab Intersains.



Produk Valsartan yang tidak menggunakan bahan baku dari produsen yang dimaksud, dikatakan masih boleh dikonsumsi. Bagi pasien yang mengonsumsi produk valsartan dengan bahan baku yang ditarik, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter/apoteker di fasilitas pelayanan kesehatan/kefarmasian.

Ketika diminta konfirmasi mengenai kelanjutan obat tersebut di Indonesia, Kepala BPOM RI Penny K Lukito menyebut belum mendapat informasi lebih lanjut lagi.

"Tentang obat valsartan saya belum dapat informasi lagi. Nanti akan dikeluarkan informasi ya dari Badan POM," ujar Penny kepada detikHealth, Selasa (24/7/2018).

Valsartan merupakan obat keras yang diindikasikan untuk mengobati tekanan darah tinggi atau hipertensi. Obat ini dipakai juga untuk mengurangi risiko komplikasi stroke dan serangan jantung.





Tonton juga 'BPOM akan Labeli Produk Susu Kental Manis seperti Traffic Light':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)
News Feed