Rabu, 25 Jul 2018 17:02 WIB

Hoax or Not

Beredar Pesan Berantai 'Telur' Ikan Bikin Kanker Kulit, Hoax Bukan?

Firdaus Anwar - detikHealth
Apakah telur ikan sarden dapat menyebabkan kanker? (Foto ilustrasi: Kiagoos Auliansyah) Apakah 'telur' ikan sarden dapat menyebabkan kanker? (Foto ilustrasi: Kiagoos Auliansyah)
Jakarta - Di WhatsApp beredar kabar bahwa ada ikan laut yang mengandung polutan berbentuk seperti telur. Disebutkan bahwa 'telur' tersebut adalah racun logam berat yang bila termakan dapat menyebabkan tumor kanker dan autisme pada anak.

Disertakan juga gambar seorang pria dengan kondisi kulit kering tampak bersisik di seluruh tubuhnya.

Benarkah hal tersebut? Dari penelurusan detikHealth nyatanya ini adalah kabar hoax yang sudah pernah muncul dan kembali beredar. Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dalam situs resminya pada tahun 2017 menyebut bahwa ikan dalam pesan beredar merupakan jenis ikan sarden yang tidak berasal dari perairan Indonesia.

Benda berbentuk bulat yang disebut telur sarden penyebab kanker.Benda berbentuk bulat yang disebut telur sarden penyebab kanker. Foto: Internet




Selain itu bulatan berukuran 1-18 milimeter (mm) yang berbentuk seperti telur atau kristal dalam perut ikan juga bukan polutan melainkan parasit protozoa Glugea sardinellensis.

"Glugea mampu membuat sel-sel disekelilingnya menyerupai bola untuk membentuk perisai... Di mana ikan tumbuh dalam kelompok besar, Glugea akan menyebar lebih banyak. Jadi dapat dipastikan bahwa benda mirip telur atau kristal tersebut bukan diakibatkan oleh kandungan logam berat sebagaimana diberitakan," tulis Kementerian Kelautan dan Perikanan RI seperti dikutip pada Rabu (25/7/2018).

Parasit Glugea tidak menginfeksi manusia sehingga bila ikan dibersihkan dan dimasak dengan benar maka tidak ada risiko bahaya.

Dalam pesan tersebut disertakan potret seorang pria dengan kondisi kulit.Dalam pesan tersebut disertakan potret seorang pria dengan kondisi kulit. Foto: Internet



Lebih jauh spesialis kulit Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK ikut berkomentar bahwa gambar yang disertakan dalam pesan kemungkinan besar bukan pasien kanker kulit. Umumnya kanker kulit tidak langsung menyebar luas di seluruh tubuh.

"Kalau melihat foto kemungkinan itu adalah alergi. Bisa alergi dari sesuatu yang dimakan atau reaksi alergi iritasi terhadap bahan yang bersentuhan dengan kulit," ujar dr Dharma saat dihubungi detikHealth.

"Tetap untuk memastikannya harus jelas riwayatnya dan diperiksakan langsung ke dokter," pungkas dokter yang sehari-hari praktik di D&I Skin Centre Denpasar ini.

Jawabannya jadi hoax!Jawabannya jadi hoax! (Foto: Ilustrasi: Kiagoos Auliansyah)


(fds/up)
News Feed