Guru Besar FKM UI: Kalaupun Benar, Pria di Bungkus Rokok Tak Dapat Royalti

Guru Besar FKM UI: Kalaupun Benar, Pria di Bungkus Rokok Tak Dapat Royalti

Widiya Wiyanti - detikHealth
Rabu, 25 Jul 2018 18:09 WIB
Guru Besar FKM UI: Kalaupun Benar, Pria di Bungkus Rokok Tak Dapat Royalti
Kalaupun Dadang Mulya benar merupakan pria yang gendong bayi di bungkus rokok, Guru Besar FKM UI sebut bahwa ia tak dapat royalti karena bukan iklan. Foto: Istimewa
Jakarta - Dadang Mulya mengaku bahwa dirinyalah pria yang menjadi model di bungkus rokok pria menggendong bayi. Dadang memprotes dan meminta royalti meskipun sudah enam tahun wajahnya terpampang di bungkus rokok.

Tetapi, menurut Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Prof Dr dr Hasbullah Thabrany, MPH, meskipun benar Dadang adalah pria yang ada di bungkus rokok tersebut, ia tetap tidak mendapatkan royalti.

"Kalau gambar di situ (di bungkus) kan tidak menghasilkan uang, dia tidak dapat royalti," ujarnya kepada detikHealth, Rabu (25/7/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Dia malah dapat pahala, kan gambarnya bisa mencegah orang tidak merokok dekat anak-anak," imbuhnya.

Lain halnya dengan gambar yang ada di iklan dapat menghasilkan uang, dengan begitu seseorang yang terlibat di dalamnya pun bisa mendapatkan royalti selama iklan tersebut dipakai sesuai dengan perjanjian.

"Kalaupun benar, harusnya dia berterimakasih bisa mencegah orang merokok," lanjut profesor yang juga Anggota Dewan Penasihat Komnas Pengendalian Tembakau itu.

Menurut kamu, Dadang mirip nggak ya dengan pria yang ada di bungkus rokok?
Kemenkes menyebut gambar pria gendong bayi di bungkus rokok berasal dari Tobacco Labelling Resource Centre Thailand.Kemenkes menyebut gambar pria gendong bayi di bungkus rokok berasal dari Tobacco Labelling Resource Centre Thailand. Foto: Tobacco Labelling Resource Centre Thailand

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)

Berita Terkait