Selasa, 31 Jul 2018 11:09 WIB

Kaki Sering Kesemutan atau Mati Rasa? Waspada Gejala Diabetes

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Pernah merasakan kesemutan yang aneh di kaki atau kerap merasa lumpuh? Hati-hati, bisa jadi gula darahmu tinggi yang menyebabkan diabetes. Penyakit metabolik ini dapat menyebabkan kerusakan saraf, terutama di kaki.

Diabetes tipe 2 disebabkan oleh pankreas yang tak memproduksi cukup hormon insulin atau tubuh tak bereaksi pada insulin. Tanpa insulin yang cukup, tubuh akan kesulitan mengubah gula dalam darah menjadi tenaga.


"Sebagian besar diabetes itu diam-diam membahayakan. Kebanyakan orang tidak mempunyai gejala di awalnya. Kamu mungkin merasakan kesemutan yang aneh di kakimu, atau berkurangnya sensasi atau keseimbangan," tutur Dr Ronald Tamler, direktur dari Mount Sinai Clinical Diabetes Institute, dikutip dari Health.

Antara 10-20 persen pengidap diabetes telah mengalami kerusakan saraf di kaki mereka. Pada tahap-tahap awalnya, kerusakan saraf yang disebut diabetic neuropathy ini bisa tak terdeteksi.

Kerusakan ini disebabkan oleh berkurangnya jumlah darah yang disuplai ke kaki. Tak hanya di kaki, diabetic neuropathy ini juga bisa mengenai bagian tubuh lainnya, sehingga paling tidak harus mengecek kaki mereka setiap hari.

Dampaknya bisa menyebabkan cedera kaki tidak dapat sembuh benar, hingga pengidapnya menyadari bahwa kaki mereka bengkak atau terinfeksi. Selain itu, umumnya kaki akan menjadi mati rasa, lumpuh, ada rasa nyeri atau kesemutan, dan bahkan menyebabkan konstipasi.

Jika sampai muncul banyak luka, retakan, lecet, nyeri atau lumpuh, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Berikut gejala klasik dari diabetes yang bisa kamu perhatikan mulai dari sekarang:

- Berat badan turun drastis
- Terus-terusan merasa haus
- Kelelahan
- Sering kencing di malam hari
- Rasa gatal sekitar penis atau vagina

(frp/mrs)