Selasa, 31 Jul 2018 16:57 WIB

Kata Pakar Soal Anak-Anak Berotot Kekar Seperti Cristiano Ronaldo Jr

Firdaus Anwar - detikHealth
Christiano Ronaldo Jr berpose menunjukkan otot-ototnya. (Foto: Instagram/cristiano) Christiano Ronaldo Jr berpose menunjukkan otot-ototnya. (Foto: Instagram/cristiano)
Jakarta - Bintang sepakbola Cristiano Ronaldo pada awal bulan Maret lalu mengunggah foto anaknya, Cristiano Ronaldo Jr, tengah berpose menunjukkan otot-otot kekar di usia delapan tahun. Banyak warganet yang kagum terhadap anak Ronaldo namun ada juga yang prihatin.

"Sedih melihatnya olahraga begitu berat. Dia masih sangat muda," komentar seorang pengguna Instagram.

Mereka yang prihatin rata-rata beranggapan bahwa olahraga beban tidak pantas dilakukan anak. Terlebih lagi bisa sampai membentuk otot seperti binaragawan berarti intensitasnya cukup tinggi.



Apa komentar ahli terkait hal ini? Spesialis kedokteran olahraga dr Michael Triangto, SpKO, membenarkan bahwa memang olahraga beban tidak untuk anak-anak di bawah 16 tahun. Alasannya karena dikhawatirkan beban berlebih akan memengaruhi pertumbuhan fisik sehingga jadi tidak optimal.

"Yang pasti anak-anak di bawah 16 tahun diharapkan tidak berlatih beban dulu. Kalau mau latihan beban harus memakai berat badan sendiri bukan beban ekstra pakai barbel atau dumbel sebab itu dampaknya akan menggangu pertumbuhan," kata dr Michael saat dihubungi detikHealth pada Selasa (31/7/2018).

"Nanti anaknya itu akan berbadan besar tapi enggak bisa tinggi," lanjutnya.

Menurut dr Michael sejatinya anak-anak dibiarkan berolahraga yang sesuai dengan kemampuannya. Di usia muda apa yang harus dilatih adalah kemampuan motorik seperti berlari, melompat, dan melempar bukan otot-otot yang masih dalam tahap perkembangan.

"Dari sisi kesehatan yang jelas tidak disarankan, meski dari sisi prestasinya mungkin saja baik. Katakanlah contoh di bulu tangkis ada latihan lompat gawang, kalau anak terlalu kecil sudah dilatih seperti itu akan jadi jaluan, keluar jalunya. Di bawah tempurung lutut akan ada tulang yang menonjol jadi seperti jalu pada ayam," pungkas dr Michael.

(fds/mrs)