Rabu, 01 Agu 2018 10:33 WIB

Studi: Jatah Makan Gratis dari Kantor Bikin Karyawan Rentan Sakit

Suherni Sulaeman - detikHealth
Foto: iStock Foto: iStock
Jakarta - Setiap perusahaan maupun kantor biasanya memiliki kebijakan yang berbeda-beda. Soal urusan makan, ada kantor yang menyediakan makan dalam bentuk nasi box, ada juga kantor yang tidak menyediakan makan dan hanya memberikan para pegawai dan karyawannya jatah uang makan saja.

Apapun kebijakannya tetap saja para pegawai maupun karyawan ini harus makan sehat sebagai cadangan energi yang harus digunakan untuk bekerja hingga jam pulang tiba. Namun, baru-baru ini penelitian menyebut bahwa, jatah makan gratis dari kantor cenderung mengandung banyak sodium, bahkan tinggi kalori. Sedikit sekali biji-bijian atau buah-buahan. Akibatnya makanan yang tidak sehat ini menimbulkan berbagai penyakit, termasuk kanker.



Studi yang melibatkan lebih dari 5.000 karyawan dari sebuah perusahaan AS, menunjukkan bahwa hampir seperempat karyawan yang makan makanan dari tempat kerja rata-rata kalori mingguan yang diperoleh hampir 1.300. Makanan tinggi kalori tersebut didapat dari lemak padat atau gula tambahan, dengan lebih dari 70 persen kalori berasal dari makanan yang diperoleh secara gratis.

"Hasil kami menunjukkan bahwa makanan yang didapat orang dari pekerjaan, tidak selaras dengan rekomendasi dalam panduan diet," kata Stephen Onufrak, ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat seperti dikutip dari Times of India.



"Karena kami menemukan bahwa banyak makanan yang diperoleh karyawan secara gratis, pengusaha juga mungkin harus mempertimbangkan kebijakan yang sehat untuk mendorong pilihan makanan sehat," saran Onufrak.

Peneliti mengatakan, tempat kerja idealnya memainkan lebih banyak peran untuk membantu memastikan akses serta mempromosikan pilihan makanan sehat. Peneliti juga menyarankan bahwa pimpinan perusahaan dapat membantu karyawannya makan makanan lebih baik di tempat kerja dengan menggunakan program kesehatan di tempat kerja untuk mempromosikan pilihan sehat yang juga menarik.

"Program kesehatan di tempat kerja memiliki potensi untuk menjangkau jutaan orang yang bekerja dan telah terbukti efektif dalam mengubah perilaku kesehatan di antara karyawan, mengurangi ketidakhadiran karyawan dan mengurangi biaya perawatan kesehatan," tandas Onufrak.



(hrn/up)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya