Jakarta -
Minyak kelapa dewasa ini disebut sebagai salah satu sumber kesehatan yang baik. Disebabkan kandungan lemak di dalamnya lebih baik dari minyak goreng lainnya.
Berbagai manfaat positif bisa kita dapatkan dengan mengganti minyak goreng biasa kita menjadi minyak kelapa. Antara lain menjaga berat badan, fungsi otak yang lebih baik dan lain-lain.
Jika kamu tertarik untuk mengonsumsi minyak kelapa, berikut 5 manfaat sehatnya dirangkum dari berbagai sumber:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kandungan asam lemak sehat
Foto: thinkstock
|
Kebanyakan lemak adalah trigliserida rantai panjang (long-chain triglycerides ata LCTs), namun lemak dalam minyak kelapa termasuk dalam medium chain triglycerides (MCTs) atau trigliserida rantai medium. Sehingga, asam lemaknya lebih pendek dari lemak lain.
Saat kita mengonsumsinya, mereka langsung menuju ke hati di mana mereka digunakan sebagai sumber energi kilat atau diubah menjadi keton. Keton memiliki manfaat luar biasa bagi otak dan sedang dikaji untuk pengobatan epilepsi dan Alzheimer's.
Populasi yang sehat mengonsumsinya
Foto: Thinkstock
|
Kelapa di beberapa negara jadi makanan pokok, misalnya warga Tokelauan di area Pasifik Selatan. Sebanyak lebih dari 60 persen kalori mereka berasal dari kelapa dan ketika dikaji, terbukti mereka memiliki angka penyakit jantung yang rendah.
Contoh lainnya lagi adalah warga Kitavan, sebuah pulau di Papua Nugini. Kedua populasi ini mengonsumsi kelapa secara turun-temurun, dari generasi ke generasi.
Tingkatkan pembakaran lemak
Foto: iStock
|
Obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Tiap makanan memengaruhi tubuh dan hormon kita dengan berbeda, oleh karena itu kandungan medium-chain triglycerides (MCTs) dalam minyak kelapa dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar.
Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi 15-30 gram MCT tiap harinya meningkatkan pengeluaran energi 24 jam sebanyak 5 persen, dengan total kira-kira 120 kalori per hari.
Membunuh bakteri jahat
Foto: Thinkstock
|
Sekitar 50 persen komposisi asam lemak dalam minyak kelapa terdiri dari 12 karbon asam laurik. Saat zat ini dicerna, menghasilkan zat lain yang bernama monolaurin.
Keduanya dapat membunuh patogen berbahaya dalam tubuh seperti bakteri, virus, dan jamur. Misalnya, zat-zat ini terbukti dapat membunuh Staphylococcus aureus (sebuah patogen berbahaya) dan jamur Candida albicans (penyebab infeksi jamur).
Tak lagi ada kelaparan
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Mengonsumsi minyak kelapa secara teratur dapat mengurangi rasa laparmu. Ini bisa tejadi karena cara lemak yang ada di dalamnya termetabolisasi secara berbeda, dan keton yang dihasilkan memiliki efek pengurangan nafsu makan.
Kebanyakan lemak adalah trigliserida rantai panjang (long-chain triglycerides ata LCTs), namun lemak dalam minyak kelapa termasuk dalam medium chain triglycerides (MCTs) atau trigliserida rantai medium. Sehingga, asam lemaknya lebih pendek dari lemak lain.
Saat kita mengonsumsinya, mereka langsung menuju ke hati di mana mereka digunakan sebagai sumber energi kilat atau diubah menjadi keton. Keton memiliki manfaat luar biasa bagi otak dan sedang dikaji untuk pengobatan epilepsi dan Alzheimer's.
Kelapa di beberapa negara jadi makanan pokok, misalnya warga Tokelauan di area Pasifik Selatan. Sebanyak lebih dari 60 persen kalori mereka berasal dari kelapa dan ketika dikaji, terbukti mereka memiliki angka penyakit jantung yang rendah.
Contoh lainnya lagi adalah warga Kitavan, sebuah pulau di Papua Nugini. Kedua populasi ini mengonsumsi kelapa secara turun-temurun, dari generasi ke generasi.
Obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Tiap makanan memengaruhi tubuh dan hormon kita dengan berbeda, oleh karena itu kandungan medium-chain triglycerides (MCTs) dalam minyak kelapa dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar.
Sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi 15-30 gram MCT tiap harinya meningkatkan pengeluaran energi 24 jam sebanyak 5 persen, dengan total kira-kira 120 kalori per hari.
Sekitar 50 persen komposisi asam lemak dalam minyak kelapa terdiri dari 12 karbon asam laurik. Saat zat ini dicerna, menghasilkan zat lain yang bernama monolaurin.
Keduanya dapat membunuh patogen berbahaya dalam tubuh seperti bakteri, virus, dan jamur. Misalnya, zat-zat ini terbukti dapat membunuh Staphylococcus aureus (sebuah patogen berbahaya) dan jamur Candida albicans (penyebab infeksi jamur).
Mengonsumsi minyak kelapa secara teratur dapat mengurangi rasa laparmu. Ini bisa tejadi karena cara lemak yang ada di dalamnya termetabolisasi secara berbeda, dan keton yang dihasilkan memiliki efek pengurangan nafsu makan.
(frp/fds)