Dihubungi oleh detikHealth melalui saluran telepon, Rita Pranawati, Wakil Ketua KPAI sekaligus komisioner bidang Pengasuhan memberikan tanggapannya terhadap kasus ini.
"Pertama tentunya kita prihatin dengan kondisi ini karena sebenarnya kan anak-anak itu usia masih belia tapi melakukan hal-hal yang sebenarnya tidak boleh dilakukan," kata Rita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena meskipun pelaku, anak-anak ini adalah korban dari situasi yang kurang tepat. Juga situasi barangkali lingkungan, tontonan yang kurang tepat. Karena kan gimana mungkin mereka bisa melakukan inisiasi itu kalau tidak ada trigger-trigger negatif yang ada di sekitar,Rita Pranawati, Wakil Ketua KPAI sekaligus komisioner bidang Pengasuhan |
Ia pun mengharapkan korban maupun pelaku juga mendapatkan rehabilitasi yang tepat dan sebaik-baiknya. Apalagi, baik korban dan pelaku sama-sama bocah di bawah umur.
"Karena meskipun pelaku, anak-anak ini adalah korban dari situasi yang kurang tepat. Juga situasi barangkali lingkungan, tontonan yang kurang tepat. Karena kan gimana mungkin mereka bisa melakukan inisiasi itu kalau tidak ada trigger-trigger negatif yang ada di sekitar," jelasnya.
Sebelumnya dikutip dari detiknews, Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy mengisahkan kejadian pelecehan seksual itu dilakukan di rumah kosong.
"Jadi korban dan para pelaku ini sering main sepeda bareng. Jadi mereka teman bermain. Peristiwa itu (pelecehan seksual) dilakukan para pelaku di sebuah rumah kosong," kata Kapolres Tolitoli AKBP M Iqbal Alqudusy kepada detikcom, Rabu (8/8/2018).











































