Selasa, 14 Agu 2018 16:15 WIB

Kata Kemenkes Soal Smoking Room Bertema 'Kuburan' yang Viral di Bandung

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Smoking room yang menyeramkan di Bandara Bandung (Foto: Facebook: Dode Yogiswara) Smoking room yang menyeramkan di Bandara Bandung (Foto: Facebook: Dode Yogiswara)
Jakarta - Smoking room bertema kuburan di Bandara Husein Sastranegara, Bandung, belakangan viral di media sosial. Memang seram sih, ruangan didesain seakan-akan orang yang tengah merokok dihantui dengan suasana pemakaman.

Kabar viralnya smoking room ini juga sampai ke telinga dr Theresia Sandra Diah Ratih, MHA, Kepala Sub Direktorat Penyakit Paru Kronik dan Gangguan Imunologi, Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI. Apa pendapatnya mengenai smoking room tersebut?

"Fair-fair aja, supaya mereka inget juga bahwa merokok itu membuat ya seperti itu (membahayakan kesehatan)," ujarnya saat dijumpai di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

"Kalau di luar negeri sudah banyak yang membuat seperti itu, jadi membuat orang itu berpikir dua kali untuk mulai merokok, prinsipnya seperti itu. Tapi itu kan kita enggak bisa bilang ya, itu (merokok atau tidaknya) keputusan orangnya masing-masing," tambah dr Sandra.



Ketenaran smoking room ini bermula dari unggahan akun Facebook milik Dode Yogiswara. Ia mengisahkan ketika ia sedang berada di bandar udara Husein Sastranegara Bandung dan ingin merokok.

"Lagi di airport Bandung. Masuk ke smoking room. Ruangan sangat sempit. Ukuran mungkin 2.5 x 1.5m.. design dinding seperti tanah coklat kemerahan. Abis nyalain rokok, iseng liat ke atas, ada gambar ibu ibu bapak bapak lagi tabur bunga dari atas. Feeling langsung ga enak, buru2 matiin rokok trus keluar," tulisnya.



Kalau pendapatmu soal smoking room bertema kuburan ini bagaimana? Efektif tidak untuk 'menyentil' para perokok?




Tonton juga 'Go Barter, Aksi Tukarkan Rokok dengan Pisang di Sukabumi':


(ask/up)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya