Kamis, 16 Agu 2018 10:10 WIB

Riset: Miliki Jenggot Bisa Hindarkan Kamu dari Bakteri Berbahaya

Christantio Utama - detikHealth
Seorang yang menumbuhkan jenggotnya hingga sangat tebal. (Foto: ist) Seorang yang menumbuhkan jenggotnya hingga sangat tebal. (Foto: ist)
Jakarta - Di zaman yang sudah metropolitan seperti sekarang ini tidak hanya wanita yang mementingkan penampilannya, tapi sekarang laki-laki juga mulai banyak yang memperhatikan penampilannya seperi gaya rambut, gaya berpakaian bahkan menumbuhkan jenggot.

Belakangan ini memang sedang trend laki-laki yang menumbuhkan jenggot dengan tebal, selain menambah aura maskulin menumbuhkan jenggot juga bisa meningkatkan karisma seseorang. Namun di balik semua itu, ternyata memiliki jenggot bisa menghindarkan kamu dari bakteri lho.



Dikutip dari BBC, dalam sebuah studi yang diterbitkan di The Journal of Hospital Infection melibatkan 408 staf rumah sakit memperlihatkan bahwa orang yang tidak menumbuhkan jenggot lebih berisiko 3 kali lipat terpapar bakteri bernama Methicillin-Resistant Staph Aureus (MRSA).

Penyakit yang bisa disebabkan oleh bakteri ini antara lain adalah infeksi pada kulit, kelelahan, sakit kepala bahkan komplikasi seperti pneumonia dan infeksi saluran kencing.

Peneliti memperkirakan hal ini dapat terjadi karena orang yang melakukan shaving atau memotong jenggot akan menyebabkan abrasi pada kulit sehingga memicu bakteri menjadi tersebar dan melipatgandakan dirinya.



Tonton juga video: 'Tips Merawat Kumis dan Jenggot'

[Gambas:Video 20detik]

(Christantio Utama/up)
News Feed