Jumat, 17 Agu 2018 12:13 WIB

Balita di Sukabumi Kecanduan Rokok, Terapi Apa yang Bisa Dilakukan?

Christantio Utama - detikHealth
Terapi yang dapat dilakukan bagi perokok anak kecil umumnya adalah Psikodinamik. Foto: Syahdan Alamsyah Terapi yang dapat dilakukan bagi perokok anak kecil umumnya adalah Psikodinamik. Foto: Syahdan Alamsyah
Jakarta - Konsumsi rokok di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Bahkan baru-baru ini terdapat seorang balita berumur 2 tahun yang sudah mengonsumsi rokok di kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Balita berinisial RF ini dibelikan rokok oleh orang tuanya karena jika tidak dibelikan sang anak akan marah-marah. Selain itu, RF juga termasuk anak yang dimanjakan oleh orang tuanya sehingga mereka tidak tega untuk menolak kemauan anaknya.

Kepala Puskesmas daerah Cibadak, kabupaten Sukabumi, Maman Surahman menjelaskan untuk menghilangkan kebiasaan buruk RF memerlukan waktu beberapa bulan guna melakukan terapi.



Menurut dr Frans Abednego Barus, SpP, seorang ahli paru-paru salah satu terapi yang dapat dilakukan bagi perokok anak kecil umumnya adalah Psikodinamik.

"Terapi ini akan mengalihkan perhatian anak-anak kepada hal-hal yang lebih menarik seperti bermain dan berkreasi. Sehingga ketertarikan anak kepada rokok menjadi lebih berkurang," ucap dr Frans.

Lama waktu terapi ini bergantung pada pribadi setiap anak, jadi tidak ada waktu tertentu yang dapat dijadikan patokan kapan seorang anak dapat lepas dari rokok.

"Tidak hanya untuk anak-anak, orang dewasa pun bisa melakukan terapi ini untuk menghentikan kebiasaan merokok yang berat," jelasnya.




Tonton juga video: 'Go Barter, Aksi Tukarkan Rokok dengan Pisang di Sukabumi'

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed