Jumat, 17 Agu 2018 18:17 WIB

Pegal-pegal Habis Lomba Panjat Pinang? Ini Saran Dokter

Widiya Wiyanti - detikHealth
Perjuangan untuk menjadi pemenang lomba panjat pinang (Foto: Grandyos Zafna) Perjuangan untuk menjadi pemenang lomba panjat pinang (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Lomba panjat pinang memang salah satu lomba khas dalam perayaan hari kemerdekaan 17 Agustus yang paling dinanti-nanti keseruannya. Biasanya lomba ini dilangsungkan di urutan paling akhir dan pesertanya laki-laki.

Setelah lomba panjat pinang ini pasti tubuh akan terasa pegal-pegal. Tetapi, dokter spesialis kedokteran olahraga dari Klinik Slim and Health RS Mitra Kemayoran dan Mal Taman Anggrek Jakarta, dr Michael Triangto, SpKO menyebutkan pegal-pegal tersebut hanya berlangsung hingga dua hari.

"Itu biasanya otot ketarik saja disebut strain, pegal-pegal, sembuh sendiri tanpa obat. Paling dua hari sembuh," ujarnya saat dihubungi detikHealth, Kamis (16/8/2018).



Namun yang harus diwaspadai, jika pegal-pegal atau rasa sakit akibat panjat pinang itu tidak sembuh dalam waktu dua hari. Mungkin terjadi sobekan yang cukup parah pada otot-otot tubuh atau disebut sprain.

"Sprain itu mungkin bisa sampai seminggu. Kalau dua hari belum sembuh juga, harus ke dokter yang berkompeten," sarannya.

Robekan otot yang cukup parah (sprain) biasanya ditandai dengan lima hal, yaitu adanya benjolan (tumor), terasa hangat di bagian yang sakit (calor), kemerahan (rubor), terasa sakit (dolor), dan bagian yang sakit mengalami gangguan fungsi (fungsiolesa).

"Misal, ankle (pergelangan kaki) dipegang sakit, digerakkan sakit, agak pincang, nah itu fungsiolesa," jelasnya.

"Kalau ada kelima tanda itu, tidak perlu menunggu sampai dua hari untuk ke dokter," kata dr Michael.

Meskipun ini hanya perlombaan, namun menurut dr Michael, semua peserta pasti akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk menang. Setiap orang akan melampaui batasannya dan akan berpotensi cedera.

(wdw/up)
News Feed