Setelah 28 Tahun Hilang, Lensa Kontak Ditemukan Bersarang di Bola Mata

Setelah 28 Tahun Hilang, Lensa Kontak Ditemukan Bersarang di Bola Mata

Christantio Utama - detikHealth
Sabtu, 18 Agu 2018 12:00 WIB
Setelah 28 Tahun Hilang, Lensa Kontak Ditemukan Bersarang di Bola Mata
Penggunaan lensa kontak. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Menggunakan kacamata atau lensa kontak memang memiliki keuntungannya masing-masing. Kadang orang-orang menggunakan lensa kontak karena lebih praktis dan tidak mengganggu gaya penampilannya.

Walaupun demikian, untuk menggunakan kontak lensa diperlukan perhatian lebih karena sangat sensitif dan bersentuhan langsung dengan mata. Salah satu kejadian yang sering terjadi pada pengguna lensa kontak adalah alat tersebut masuk ke bagian dalam mata. Seperti yang terjadi pada wanita ini.



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari BBC, seorang wanita di Britania Raya berusia 42 tahun mengalami pembengkakan di daerah mata sebelah kiri. Setelah diperiksa, penyebabnya adalah satu buah lensa kontak yang berada di dalam bola matanya.

Hal tersebut bermula ketika wanita ini bermain bulu tangkis saat berumur 14 tahun. Shuttlecock yang mengenai matanya membuat lensa kontak yang ia gunakan pecah dan masuk ke dalam mata.

Korban mengira lensa kontak yang ia gunakan terlepas dan pecah di tempat yang tidak dapat ia temukan.

Setelah 28 tahun berlalu barulah wanita ini mengalami gangguan pada mata sebelah kirinya. Diperiksa oleh dokter di rumah sakit Dundee, ditemukan sebuah lensa kontak sepanjang 8 milimeter dan dilanjutkan melakukan operasi untuk mengangkat benda tersebut.

"Kasus ini menjadi kasus paling lama di mana sebuah lensa kontak yang masuk ke dalam bola mata baru menyebabkan suatu gejala setelah 28 tahun berlalu," ucap Dr Sirjhun Patel soerang dokter dari Ninewells hospital.

(Christantio Utama/up)

Berita Terkait