Walaupun demikian, untuk menggunakan kontak lensa diperlukan perhatian lebih karena sangat sensitif dan bersentuhan langsung dengan mata. Salah satu kejadian yang sering terjadi pada pengguna lensa kontak adalah alat tersebut masuk ke bagian dalam mata. Seperti yang terjadi pada wanita ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut bermula ketika wanita ini bermain bulu tangkis saat berumur 14 tahun. Shuttlecock yang mengenai matanya membuat lensa kontak yang ia gunakan pecah dan masuk ke dalam mata.
Korban mengira lensa kontak yang ia gunakan terlepas dan pecah di tempat yang tidak dapat ia temukan.
Setelah 28 tahun berlalu barulah wanita ini mengalami gangguan pada mata sebelah kirinya. Diperiksa oleh dokter di rumah sakit Dundee, ditemukan sebuah lensa kontak sepanjang 8 milimeter dan dilanjutkan melakukan operasi untuk mengangkat benda tersebut.
"Kasus ini menjadi kasus paling lama di mana sebuah lensa kontak yang masuk ke dalam bola mata baru menyebabkan suatu gejala setelah 28 tahun berlalu," ucap Dr Sirjhun Patel soerang dokter dari Ninewells hospital.











































