4 Pertanda Sudah Saatnya Kamu Beli Kacamata Baru

4 Pertanda Sudah Saatnya Kamu Beli Kacamata Baru

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selasa, 21 Agu 2018 09:09 WIB
4 Pertanda Sudah Saatnya Kamu Beli Kacamata Baru
Kelainan pada mata relatif tidak berubah di usia dewasa. Namun jika mengalami 4 tanda ini, sudah saatnya kamu beli kacamata baru. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kelainan pada mata, baik itu rabun jauh maupun rabun dekat, relatif tidak berubah di usia dewasa. Kamu bisa saja sudah menggunakan kacamata yang sama selama bertahun-tahun dan tetap baik-baik saja.

Namun pada sebagian orang, baik-baik saja belum tentu cukup. Ada beberapa perubahan pada mata yang sulit diketahui yang membuatnya luput dari mengganti kacamata.

Apa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tanda-tanda kamu harus beli kacamata baru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pusing

Foto: Thinkstock
Sering pusing merupakan tanda adanya perubahan pada kelainan refraksi mata. Pusing terjadi karena otak mencoba menyesuaikan pandangan dengan kemampuan melihat yang bisa saja sudah turun, sehingga kerjanya menjadi lebih keras.

Pusing lebih umum terjadi pada pengidap rabun jauh ketika minusnya sudah naik, atau lensa kaca tak lagi memberikan perbaikan penglihatan.

2. Mata lelah

Foto: Thinkstock
Sering mengalami mata lelah, tandanya otot mata sering bekerja keras. Penyebabnya beragam, mulai dari kurang tidur, terlalu lama melihat layar, hingga lensa kacamata yang tak lagi sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu sering mengalami mata lelah ketika menggunakan kacamata, sebaiknya periksa kembali kemampuan melihatmu, jangan-jangan sudah saatnya ganti kacamata.

3. Sering menyipitkan mata

Foto: ilustrasi/thinkstock
Menyipitkan mata merupakan metode alamiah untuk meningkatkan fokus dan kejelasan penglihatan. Mereka yang sudah sering menyipitkan mata untuk melihat bisa saja mengalami rabun jauh atau rabun dekat.

Tapi jika kamu sudah menggunakan kacamata namun masih sering menyipitkan mata untuk melihat jauh atau dekat, tandanya lensa kacamata yang dipakai kurang tepat. Terlalu sering menyipitkan mata juga bisa mengurangi kemampuan penglihatan lho.

4. Penglihatan kabur

Foto: ilustrasi/thinkstock
Kalau ini sudah jelas, mengalami penglihatan kabur ketika tak ada kabut, asap, maupun hal-hal lain yang mengganggu mata merupakan tanda kamu mengalami kelainan mata.

Segera periksakan matamu ke dokter mata. Penglihatan kabur bisa menandakan kamu butuh kacamata baru, atau jika tidak, merupakan tanda-tanda penyakit katarak.
Halaman 2 dari 5
Sering pusing merupakan tanda adanya perubahan pada kelainan refraksi mata. Pusing terjadi karena otak mencoba menyesuaikan pandangan dengan kemampuan melihat yang bisa saja sudah turun, sehingga kerjanya menjadi lebih keras.

Pusing lebih umum terjadi pada pengidap rabun jauh ketika minusnya sudah naik, atau lensa kaca tak lagi memberikan perbaikan penglihatan.

Sering mengalami mata lelah, tandanya otot mata sering bekerja keras. Penyebabnya beragam, mulai dari kurang tidur, terlalu lama melihat layar, hingga lensa kacamata yang tak lagi sesuai dengan kebutuhan.

Jika kamu sering mengalami mata lelah ketika menggunakan kacamata, sebaiknya periksa kembali kemampuan melihatmu, jangan-jangan sudah saatnya ganti kacamata.

Menyipitkan mata merupakan metode alamiah untuk meningkatkan fokus dan kejelasan penglihatan. Mereka yang sudah sering menyipitkan mata untuk melihat bisa saja mengalami rabun jauh atau rabun dekat.

Tapi jika kamu sudah menggunakan kacamata namun masih sering menyipitkan mata untuk melihat jauh atau dekat, tandanya lensa kacamata yang dipakai kurang tepat. Terlalu sering menyipitkan mata juga bisa mengurangi kemampuan penglihatan lho.

Kalau ini sudah jelas, mengalami penglihatan kabur ketika tak ada kabut, asap, maupun hal-hal lain yang mengganggu mata merupakan tanda kamu mengalami kelainan mata.

Segera periksakan matamu ke dokter mata. Penglihatan kabur bisa menandakan kamu butuh kacamata baru, atau jika tidak, merupakan tanda-tanda penyakit katarak.

(mrs/up)

Berita Terkait