Kamis, 23 Agu 2018 18:56 WIB

Catat! Ini Gejala Rabies yang Kamu Perlu Tahu

Christantio Utama - detikHealth
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Rabies merupakan salah satu penyakit yang menjadi permasalahan di Indonesia saat ini. Penyakit ini disebabkan oleh virus dari genus Lyssavirus akibat luka gigitan hewan yang terkena Rabies.

Selama periode 2011-2017 terdapat lebih dari 500.000 kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) yang dilaporkan di Indonesia. Rata-rata per tahun kasus GHPR adalah hampir 75.000 kasus dan kematian akibat rabies pada manusia adalah sebanyak 100 orang.


Menurut dr Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc, dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan ada beberapa ciri yang bisa diketahui jika seseorang terkena Rabies.

"Gejalanya ditimbulkan antara lain demam, tidak nafsu makan dan nyeri di kepala yang hebat," tutur dr Jane saat menghadiri acara mengenai Penyakit Rabies di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/8/2018).

"Gejala lainnya yang khas adalah takut dengan cahaya. Dia akan langsung bersembunyi di bawah meja atau dimanapun untuk mencari tempat yang gelap," jelasnya.

Jika sudah tertular ke manusia, masa inkubasi seseorang bisa mencapai 2 minggu sampai 2 tahun setelah gigitan. Risiko kematian karena Rabies kalau sudah memunculkan gejala mencapai 100 persen.

Selain ciri tersebut Rabies juga mampu membuat orang menjadi takut terkena air, angin serta mendengar suara. Penyakit ini bersifat akut dan menyerang susunan saraf pusat serta otak. Rabies termasuk dalam penyakit zoonosis yang berarti dapat menyerang manusia dan hewan.



Saksikan juga video 'Anjing Siwon 'Super Junior' Gigit CEO hingga Meninggal':

[Gambas:Video 20detik]

(Christantio Utama/up)