Sabtu, 25 Agu 2018 17:01 WIB

Dokter Gunakan Virus Herpes untuk Melawan Kanker Otak

Christantio Utama - detikHealth
Untuk melawan kanker otak, dokter menggunakan virus herpes. Foto: thinkstock Untuk melawan kanker otak, dokter menggunakan virus herpes. Foto: thinkstock
Jakarta - Sudah lebih dari 100 tahun para dokter serta peneliti dari seluruh dunia melakukan percobaan untuk menemukan cara memanfaatkan sebuah virus yang ganas menjadi sesuatu yang baik.

Dalam hasil penelitian terkini, hal tersebut tampaknya sudah mendapatkan titik terang. Virus herpes sudah dapat dimanfaatkan untuk membunuh sel kanker otak berbahaya bernama Glioblastoma Multiforme.



Dikutip dari Healthline, seorang pasien yang terkena kanker otak Glioblastoma Multiforme secara rata-rata memiliki durasi harapan hidup selama 15 bulan saja. Proses yang kompleks untuk menyembuhkan kanker ini membuat kemungkinan untuk pasien bisa sembuh terbilang kecil.

Dalam sebuah studi terbaru di the University of Alabama di Birmingham, para peneliti menggunakan modifikasi genetik dari virus herpes yang dalam istilah medis dikenal dengan G207 untuk menangani 6 pasien yang terkena Glioblastoma Multiforme dan hasilnya cukup menjanjikan.

"Sejauh ini kita menemukan bahwa virus yang diberikan aman dan dapat diterima oleh tubuh. Kami juga melihat bahwa adanya tanda sel kanker yang terbunuh di dalam diri pasien," ucap Dr Gregory Friedman, seorang profesor hematologi dan onkologi di University of Alabama di Birmingham.

Para dokter dan peneliti menyuntikkan langsung virus herpes G207 yang telah dimodifikasi gennya ke sel kanker yang bersarang di otak pasien.

Dari 6 pasien yang mengikuti penelitian 5 di antaranya mengalami perkembangan yang positif. Dan juga dari percobaan tersebut tidak terlihat adanya efek samping yang berat dialami oleh para pasien.

Tidak hanya virus herpes, ke depannya dunia medis akan memanfaatkan virus lain seperti polio untuk mengobati berbagai macam penyakit.

(Christantio Utama/frp)
News Feed