Minggu, 26 Agu 2018 07:13 WIB

Adakah Tungau di Kasurmu? Begini Cara Ceknya

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Cara cek tungau dikasur/Foto: Ilustrasi/thinkstock Cara cek tungau dikasur/Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kasur mungkin tidak akan menjadi sarang bakteri, namun bisa menjadi sarang bagi parasit mikroskopik bernama tungau. Tungau biasanya hidup di celah-celah dan lipatan kasur.

Sekali tungau hidup di kasur, maka akan susah untuk menyingkirkannya. Karena walau bisa dikendalikan dengan pestisida, namun mereka juga telah berkembang menjadi kebal terhadap kimia-kimia tersebut.

"Pada malam hari, mereka keluar dari tempat persembunyian untuk menggigitmu dan menghidap darahmu. Mereka lebih suka bersembunyi di sekitar tempatmu tidur, bisa di bawah kasur, headboard atau di ujung karpet dekat kasurmu," demikian dilaporkan situs Metro UK.



Menurut National Health Services (NHS), tanda-tanda kasurmu dihuni oleh tungau adalah sebagai berikut:

1. Munculnya bekas gigitan berwarna merah dan gatal di kulit. Dalam beberapa kasus yang parah, bintik ini bisa menjadi bisul berisi nanah atau menyebabkan ruam-ruam.

2. Terasa adanya gigitan di bagian kulit yang terlihat, biasanya di area lengan dan bahu.

3. Adanya bintik-bintik hitam di kasur, yang merupakan kotoran dari tungau.

4. Terlihat ada cangkang berbintik atau belang yang mungkin ditinggalkan oleh tungau.

5. Adanya telur kecil berwarna putih di sela-sela dan lipatan kasur. Agar lebih jelas bisa gunakan senter ponsel untuk mengecek.

6. Kamar menjadi berbau apek dan tidak enak.

7. Bintik-bintik darah di sprei, bisa jadi tungau yang tertekan tubuh saat bergerak di kasur.



Sayangnya, tungau tak hanya ditemukan di kasur. Tungau juga bisa menggigit kita dengan berbagai cara, misalnya dari kursi transportasi umum (kereta atau bus) dan membawanya pulang ke rumah.

Atau dari kursi kerja di kantormu dan bahkan di hotel, baik hotel kecil maupun hotel berbintang lima. Dan memiliki tungau tak berarti rumahmu kotor, namun rumah yang bersih belum tentu juga bebas tungau.

Untuk menghindarinya, coba buang beberapa furnitur yang telah terlihat banyak dihuni, cuci pakaian dan sprei dengan air hangat (60 derajat) dan jika mengunakan pembersih vacuum, bersihkan secara seksama lalu buang sampahnya dengan benar dan tertutup.

Lalu buanglah barang-barang yang tak digunakan secara berkala, agar dapat mengurangi jumlah tempat persembunyian tungau. Dan untuk mencegah membawa 'pulang' tungau, periksa kasur secara rutin dan hindari membeli atau membawa furnitur bekas.





Tonton juga 'Penyakit Langka Bikin Tubuh Wanita Ini Seperti Terbakar':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)
News Feed