Melakukan hal yang menyenangkan memang baik untuk tubuh kita guna melepaskan rasa stres karena pekerjaan. Namun segala sesuatu yang kita lakukan secara berlebihan memang tidak baik, termasuk seks.
Baca juga: WHO: Kecanduan Seks adalah Gangguan Mental |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gangguan psikologis
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Kedua gangguan psikologis tersebut seringkali membuat pribadi seseorang menjadi berubah secara drastis dan berujung pada keinginan seks yang berlebihan.
Masa kecil yang bermasalah
|
Foto: Getty Images
|
Mereka melakukan aktivitas seks secara berlebihan untuk melampiaskan atau menutupi rasa trauma yang pernah dialami ketika mengalami kekerasan.
Mengalami hambatan intelektual
|
Foto: Getty Images
|
Karena keterbatasannya tersebut, orang yang mengalami hambatan intelektual cenderung melampiaskannya dengan melakukan aktivitas seks.
Belum diakui dalam literatur
|
Foto: Ari Saputra
|
Banyak pakar kesehatan sepakat jika kecanduan seksual itu nyata dan menyusahkan. Eksistensi hal ini juga sudah terlihat dari berbagai studi yang dilakukan.
Dapat meredakan nyeri
|
Foto: Thinkstock
|
Bahkan terdapat seks terapis yang menggunakan kebiasaan ini untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi kecemasan. Walaupun efek yang dihasilkan hanya sementara saja.
Halaman 5 dari 6











































