Gemuk Tapi Sehat, Mungkin Nggak Sih?

ADVERTISEMENT

Gemuk Tapi Sehat, Mungkin Nggak Sih?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jumat, 31 Agu 2018 12:01 WIB
Bocah gemuk apakah bisa sehat? Foto: Internet
Jakarta - Masih ingat bocah gemuk yang melongo saat lihat Presiden Joko Widodo dalam video pembukaan Asian Games 2018? Sudah gemuk makan es krim pula. Sehat nggak sih?

Ketua umum PB Perkeni (Perkumpulan Endokrinologi Indonesia), Prof Dr dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD menegaskan bahwa tidak selalu orang gemuk pasti memiliki penyakit.

"Istilah sekarang itu ada namanya healthy obese ya, ada namanya metabolically atau secara metabolik orang obes tidak semua sakit," ujarnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Healthy metabolically obese merupakan gambaran dari orang dengan kelebihan berat yang terlihat dari fisiknya, namun keseluruhan baik secara metaboliknya.

"Fisiknya saja gemuk, tapi di dalamnya masih bisa kelola tubuhnya, sehingga tidak ada penyakit-penyakit metabolik gitu. Gulanya bagus, kolesterolnya bagus," tambah Prof Suas sapaan akrabnya.



Namun, Prof Suas menyarankan untuk tidak membiarkan orang obesitas dengan pola makan yang sembarangan meskipun tubuhnya sehat. Jika tidak menjalankan pola hidup sehat, maka tidak menutup kemungkinan justru menimbun penyakit nantinya.

"Yang penting harus cari cara ke arah (berat badan) yang normal, exercise (olahraga) sama makan saja. Dua itu yang penting," sarannya.

Prof Suas menyarankan untuk mengurangi konsumsi karbohidrat dan seimbangkan asupan sayur dan lemak. Jangan pilih lemak yang berasal dari daging-dagingan, lebih baik pilih lemak dari ikan atau buah, seperti alpukat.




Saksikan juga video 'Ternyata Gemuk Bisa Menular Lho!':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT