4 Cara Mengatasi Kapalan

4 Cara Mengatasi Kapalan

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kamis, 06 Sep 2018 12:10 WIB
4 Cara Mengatasi Kapalan
Kaki kapalan. Foto: Thinkstock
Jakarta - Pernah merasa terganggu karena ada area kulit entah di telapak kaki atau jari-jari tanganmu menebal? Ini yang disebut kapalan. Kapalan terjadi ketika ada tekanan terus menerus pada area kulitmu yang teriritasi sehingga membangun penebalan untuk melindungi kulit.

Kapalan bisa terjadi karena banyak hal, misalnya sepatu yang terlalu sempit, kebiasaan berjalan tanpa alas kaki, atau bermain instrumen musik contohnya gitar. Nah dikutip dari Health Line, jika kamu butuh tips untuk menghilangkan kapalan, berikut cara-cara yang bisa kamu coba.



Air hangat

Foto: Thinkstock
Sebelum coba banyak hal, mungkin berendam di air hangat bisa jadi cara pertama yang bisa kamu tempuh. Rendam area yang terkena kapalan misalnya kaki di air hangat selama 20 menit.

Setelah itu keringkan kulit dengan handuk, lihat apakah kamu bisa menggosok lapisan kalus dengan lembut hanya dengan jari. Selama beberapa sesi perendaman, kamu mungkin dapat menghapus satu lapisan sekaligus. Lagipula, rendam air hangat sederhana adalah obat pertama yang direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology.

Gunakan batu apung

Foto: Thinkstock
Batu apung bisa sangat berguna ketika kamu memiliki kalus di bagian bawah kaki atau di siku, di area yang sulit untuk dilihat. Setelah merendam area kapalan, aplikasikan tekanan batu apung ke kapalan dan gosok dengan gerakan melingkar.

Jangan mencoba untuk mengangkat kapalan secara menyeluruh lho. Idealnya, butuh beberapa kali pengaplikasian batu apung untuk bisa merasakan hasilnya.

Minyak pohon teh

Foto: Thinkstock
Tea Tree Oil atau minyak pohon teh adalah antiseptik antibakteri, antijamur, dan alami. Tempatkan beberapa tetes minyak pohon teh di baskom penuh dengan air hangat, dan rendam sampai kamu merasakan kulit mulai melunak dan terangkat.

Jangan rendam selama lebih dari 15 menit, karena minyak pohon teh sangat kuat dan dapat merusak lapisan kulit jika terlalu lama memaparkannya pada kulit.

Kunjungi dokter bila...

Foto: Thinkstock
Kapalan biasanya tidak menyebabkan bahaya. Ingat, jangan pernah menggunakan pisau cukur atau alat tajam untuk mencoba memotongnya dari kulit. Ini dapat merusak kulit dan menyebabkan area menjadi terinfeksi.

Jika kalus mulai bernanah, berubah warna, atau mengeluarkan banyak darah, kamu harus segera mencari pertolongan medis. Dokter mungkin merujuk Anda ke ahli penyakit kaki. Menemukan penyebab yang mendasari kapalan juga hal yang sangat penting untuk menghindari masalah kaki yang terkadang disertai diabetes atau masalah kesehatan kardiovaskular.
Halaman 2 dari 5
Sebelum coba banyak hal, mungkin berendam di air hangat bisa jadi cara pertama yang bisa kamu tempuh. Rendam area yang terkena kapalan misalnya kaki di air hangat selama 20 menit.

Setelah itu keringkan kulit dengan handuk, lihat apakah kamu bisa menggosok lapisan kalus dengan lembut hanya dengan jari. Selama beberapa sesi perendaman, kamu mungkin dapat menghapus satu lapisan sekaligus. Lagipula, rendam air hangat sederhana adalah obat pertama yang direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology.

Batu apung bisa sangat berguna ketika kamu memiliki kalus di bagian bawah kaki atau di siku, di area yang sulit untuk dilihat. Setelah merendam area kapalan, aplikasikan tekanan batu apung ke kapalan dan gosok dengan gerakan melingkar.

Jangan mencoba untuk mengangkat kapalan secara menyeluruh lho. Idealnya, butuh beberapa kali pengaplikasian batu apung untuk bisa merasakan hasilnya.

Tea Tree Oil atau minyak pohon teh adalah antiseptik antibakteri, antijamur, dan alami. Tempatkan beberapa tetes minyak pohon teh di baskom penuh dengan air hangat, dan rendam sampai kamu merasakan kulit mulai melunak dan terangkat.

Jangan rendam selama lebih dari 15 menit, karena minyak pohon teh sangat kuat dan dapat merusak lapisan kulit jika terlalu lama memaparkannya pada kulit.

Kapalan biasanya tidak menyebabkan bahaya. Ingat, jangan pernah menggunakan pisau cukur atau alat tajam untuk mencoba memotongnya dari kulit. Ini dapat merusak kulit dan menyebabkan area menjadi terinfeksi.

Jika kalus mulai bernanah, berubah warna, atau mengeluarkan banyak darah, kamu harus segera mencari pertolongan medis. Dokter mungkin merujuk Anda ke ahli penyakit kaki. Menemukan penyebab yang mendasari kapalan juga hal yang sangat penting untuk menghindari masalah kaki yang terkadang disertai diabetes atau masalah kesehatan kardiovaskular.

(ask/up)

Berita Terkait