Jumat, 07 Sep 2018 15:48 WIB

Kepala Kemaluan Bocah Pekalongan Terpotong, Bagaimana Masa Depannya?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi khitan. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kepala kelamin bocah Pekalongan terpotong saat khitan hingga akhirnya mengalami trauma. Lantas bagaimana fungsi penisnya di masa depan?

"Perkiraan saya nggak apa-apa, tapi saya kan nggak tahu bagaimana kondisinya," ujar spesialis bedah saraf, dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, kepada detikHealth, Jumat (7/9/2018).

dr Mahdian menjelaskan bahwa kelamin memiliki dua fungsi, yaitu fungsi untuk saluran kencing dan untuk fungsi seksual. Cedera saat khitan biasanya disebut tidak memengaruhi kedua fungsi tersebut.

"Biasanya dua fungsi itu nggak terganggu," tegasnya.



Tapi setelah terjadi kesalahan saat khitan, sebaiknya dilakukan rekonstruksi untuk menyelamatkan saluran kencingnya. Dan juga berfungsi untuk menutup luka bakar yang terjadi karena teknik electrical cauter.

"Ini direkonstruksi sama bedah plastik atau andrologi," tandasnya.

Menurut dr Mahdian, teknik khitan electrical cauter merupakan teknik yang paling berbahaya. Sedangkan teknik klem adalah yang paling aman karena menggunakan alat plastic disposible.

"Menurut saya yang paling aman klem, karena tidak menyebabkan cedera atau amputasi, paling aman dari infeksi dan perdarahan," kata dr Mahdian.






Tonton juga 'Begini Posisi Penis yang Tepat':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)