Jumat, 07 Sep 2018 18:07 WIB

Kamu Suka Telur Setengah Matang? Enak Sih, Tapi Kenali Bahayanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Telur setengah matang. Foto: iStock
Jakarta - Telur setengah matang adalah sebutan yang sering dipakai untuk mendeskripsikan telur yang dimasak sampai bagian kuningnya tampak matang dari luar namun masih sedikit cair di dalam. Ada yang suka telurnya dimasak dengan cara tersebut tapi ada juga yang tidak, masing-masing punya selera.

Namun tahukah kamu kalau dari sisi kesehatan menurut ahli telur yang baik adalah yang dimasak sampai benar-benar matang. Meski telur setengah matang mungkin terasa lezat ada risiko yang bisa bersembunyi di baliknya.

1. Infeksi Salmonella

Salmonella adalah bakteri yang jadi penyebab umum kasus keracunan makanan. Salmonella bisa mencemari telur dari dalam tubuh ayam ketika cangkang belum terbentuk, dari paparan kotoran, hingga makanan di kandang.

Nah bila dimasak setengah matang maka ada risiko Salmonella dalam telur tidak terbunuh semua. "Masak telur sampai kuning dan putihnya padat. Semua masakan dari telur harus dimasak dalam temperatur minimal 71 derajat celsius," tulis Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).



2. Berkurangnya penyerapan nutrisi

Sebuah studi kecil yang dipublikasi dalam jurnal Nutrition tahun 1998 melihat bahwa protein-protein dalam telur diserap lebih baik oleh tubuh bila dimasak matang. Singkatnya tubuh bisa menyerap 90 persen protein saat telur dimasak matang dan hanya 50 persen protein bila dikonsumsi mentah.

Nah setelah tahu dua hal tersebut, mulai sekarang lebih hati-hati ya bila ingin masak telur setengah matang.





Tonton juga 'Bagaimana Cara Bedakan Telur Segar?':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)