Rabu, 12 Sep 2018 16:15 WIB

Saran Dokter Jiwa untuk Mengatasi Kecanduan Ganja

Annissa Widya Davita - detikHealth
Putra musisi Ahmad Albar, Ozzy Albar, baru-baru ini ditangkap karena ganja (Foto: thinkstock) Putra musisi Ahmad Albar, Ozzy Albar, baru-baru ini ditangkap karena ganja (Foto: thinkstock)
Jakarta - Putra musisi Ahmad Albar, Ozzy Albar, ditangkap pihak berwajib karena penyalahgunaan ganja dan sabu baru-baru ini. Ganja merupakan obat-obatan terlarang yang merupakan salah satu jenis narkoba. Obat ini masuk pada golongan 1 di dalam UU narkotika no 35 tahun 2009.

Banyak orang mengatakan ganja aman dan tidak memberikan dampak ketergantungan. Namun fakta mengatakan sebaliknya, penggunaan ganja tetap berisiko untuk mereka yang mengonsumsinya.

Apakah ada cara untuk mengatasi seseorang yang kecanduan ganja? dr Tribowo Tuahta Ginting, SpKJ menjelaskan bahwa ada dua cara untuk mengatasi seseorang yang kecanduan obat-obatan terlarang.

"Ada dua modalitas, yaitu dengan psikofarmaka dan psikoterapi," jelasnya kepada detikHealth, Rabu (12/8/2018).

"Psikofarmaka berarti diberikan obat yang bisa membantu mengatasi kecanduan atau disebut juga dengan subtitusi," Tambahnya.



Selain subtitusi, biasanya diberikan obat untuk mengatasi gejala putus zat (ganja) apabila pasien menghentikan pemakaian zat terlarang tersebut.

Cara lainnya adalah dengan Psikoterapi. Hal ini baik untuk membantu pasien dalam memperkuat motivasi dan pertahanan diri.

"Psikoterapi juga diberikan untuk membantu pasien dalam memperkuat motivasi, memperkuat mekanisme pertahanan diri, dan mencari alternatif kegiatan atau pikiran agar dapat terhindar dari penggunaan zat berulang," tutupnya.

(up/up)
News Feed