Senin, 17 Sep 2018 09:55 WIB

Suka Manis? Waspadai Dampaknya Jika Kebanyakan Konsumsi Gula

Nabilla Putri - detikHealth
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta - Makanan manis memang lebih banyak diminati oleh sebagian orang, termasuk anak muda masa kini yang memang suka mencoba berbagai macam makanan. Namun tahukah dampak yang ditimbulkan dari makanan manis yang dikonsumsi dalam jumlah banyak?

Seseorang tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis dalam jumlah banyak. Sebab, porsi gula yang berlebihan bisa membuat kadar gula darah melonjak.

Seseorang tak bisa menyadari kapan kadar gula darah dalam tubuh naik. Namun biasanya tanda-tanda gula darah melonjak bisa dilihat ketika tubuh sering merasa terlalu lelah atau lemas, selalu haus, dan pandangan mulai kabur.

Head of Medical Marketing Kalbe Nutritionals, dr. Ervina Hasti, menjelaskan batas konsumsi gula per hari adalah maksimal 50 gram atau 4 sendok makan. Konsumsi gula tinggi kalori memiliki dampak kurang baik bagi kesehatan tubuh, baik secara langsung maupun efek jangka panjang.


"Untuk dampak secara langsung yang dirasakan seperti kecanduan gula atau sugar addiction, lonjakan gula darah dan cepat merasa lapar (craving). Jika berlangsung menerus dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, gangguan jantung dan kolesterol, kerusakan gigi," ujar dr Ervina kepada detikHealth, Jumat (7/9/2018).

Dr. Ervina juga menyarankan agar bijak dalam memilih dan mengonsumi makanan dan minuman manis sejak dini. Bukan sama sekali tidak boleh mengkonsumsi yang manis, namun pilihlah yang mengandung gula rendah kalori.

Jika masih ingin merasakan manis, gunakan pemanis rendah kalori Nulife Sweetener karena diolah dari tebu sehingga tidak meningkatkan gula darah dan aman dikonsumsi sehari-hari.



Saksikan juga video 'Bahaya Kebanyakan Konsumsi Makanan Manis':

[Gambas:Video 20detik]

(idr/up)
News Feed