Jangan asal ya, ada teknik mengangkat yang lebih aman yang seharusnya diketahui oleh semua orang. Tim Bantuan Hidup Dasar (BHD) Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) memberikan penjelasannya kepada detikHealth.
Kita harus menganggap korban tersebut mengalami fraktur di bagian leher, dengan begitu kita sangat berhati-hati dalam menanganinya. Untuk mengangkat korban, yang terpenting adalah bagian kepala.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena tidak adanya neck collar (penyangga leher) dalam keadaan darurat, teknik ini bermanfaat untuk menjaga tulang leher dan kepala tetap aman.
Selanjutnya, orang yang memegang bagian atas (kepala dan leher) harus mengikuti kemanapun tubuh digerakkan. Dan ia harus menjadi leader dalam mengangkat dan memindahkan korban.
"Yang punya aba-aba di atas. Miring kekiri ikutin, angkat. Naikin, yang di atas yang jadi leader untuk kasih aba-aba jangan sampai yang di atas malah ketinggalan," lanjutnya.
Untuk lebih jelas, simak di video berikut:











































