Jumat, 21 Sep 2018 18:30 WIB

Tak Boleh Asal, Begini Teknik Mengangkat Korban Kecelakaan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Seorang petugas tengah mempraktikkan bantuan hidup dasar (Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth) Seorang petugas tengah mempraktikkan bantuan hidup dasar (Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth)
Jakarta - Pernah melihat korban kecelakaan? Apalagi korban kecelakaan motor, harus hati-hati sekali dalam menanganinya. Termasuk dalam hal mengangkat dan memindahkan korban ke tempat yang lebih aman.

Jangan asal ya, ada teknik mengangkat yang lebih aman yang seharusnya diketahui oleh semua orang. Tim Bantuan Hidup Dasar (BHD) Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) memberikan penjelasannya kepada detikHealth.

Kita harus menganggap korban tersebut mengalami fraktur di bagian leher, dengan begitu kita sangat berhati-hati dalam menanganinya. Untuk mengangkat korban, yang terpenting adalah bagian kepala.

"Kita harus stabilkan dulu, ini kita pegang di sini (bagian pundak), terus jepit (dengan lengan) disini (kepala)," ujar salah satu tim BHD RSPP sambil memeragakan di Gedung Graha Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).



Karena tidak adanya neck collar (penyangga leher) dalam keadaan darurat, teknik ini bermanfaat untuk menjaga tulang leher dan kepala tetap aman.

Selanjutnya, orang yang memegang bagian atas (kepala dan leher) harus mengikuti kemanapun tubuh digerakkan. Dan ia harus menjadi leader dalam mengangkat dan memindahkan korban.

"Yang punya aba-aba di atas. Miring kekiri ikutin, angkat. Naikin, yang di atas yang jadi leader untuk kasih aba-aba jangan sampai yang di atas malah ketinggalan," lanjutnya.



Untuk lebih jelas, simak di video berikut:

[Gambas:Video 20detik]



(wdw/up)
News Feed