Seperti yang ditemukan studi terbaru oleh peneliti University College London, ada peningkatan kasus infeksi mata langka di antara para pengguna softlens. Penyebabnya adalah mikroorganisme bernama Acanthamoeba yang bisa menyebabkan inflamasi kornea.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jelas ini ada masalah. Acanthamoeba keratitis adalah salah satu jenis infeksi mata yang paling buruk," kata dr John seperti dikutip dari CNN.
"Acanthamoeba keratitis adalah infeksi yang langka, tapi bila terjadi, efeknya luar biasa besar memengaruhi hidup pasien. Hanya sekitar 70 persen pasien yang bisa sembuh dalam waktu 12 bulan. Sisanya 30 persen perlu perawaatan mata lebih dari setahun," lanjut dr John.
Acanthamoeba berbahaya bagi mata karena tahan terhadap antibiotik dan akan membuat lapisan kornea meradang hingga lama-lama robek. Bila sudah demikan maka transplantasi kornea jadi satu-satunya jalan untuk memperbaiki fungsi penglihatan pasien.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) kasus infeksi Acanthamoeba memang sekitar 85 persen terjadi di antara pengguna softlens.











































