Rabu, 26 Sep 2018 12:02 WIB

Bahaya Kesetrum Listrik, Seperti Dialami Almarhum Kakak Syahrini

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Syahrini dirundung duka. Foto: Dok. Instagram/syh55 Syahrini dirundung duka. Foto: Dok. Instagram/syh55
Jakarta - Kabar duka datang dari keluarga penyanyi Syahrini. Baru saja sukses menggelar konser megahnya, Syahrini harus menerima kepergian kakak kandungnya, Dadang Zaelani yang dikabarkan meninggal karena tersengat arus listrik bertegangan tinggi. Warganet pun berombong memberikan doa untuk almarhum.

Dalam acara 'Pagi-pagi Pasti Happy' , Uya Kuya yang menjadi pembawa acara menuturkan hal tersebut.

"Kemarin kita dapat kabar duka dari keluarga Syahrini karena kesetrum," kata Uya Kuya, seperti dilansir detikHOT.

Mengenai kesetrum, detikHealth pernah berbincang dengan dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, Sp.B, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia untuk menjelaskan mengenai efeknya pada tubuh. Dijelaskan olehnya bahwa tersetrum bisa membuat luka bakar pada tubuh seseorang.

Tapi sekali lagi, ini tergantung dari beberapa hal semisal kekuatan arusnya (high/low voltage), jenis arus listrik nya (AC/DC), lama kontak, resistensi jaringan yang terkena, cedera penyerta lain (ledakan, terlempar, radiasi panas). Faktor tersebut tidak berdiri sendiri.

"Jenis arus listrik AC (bolak-balik) menyebabkan arus listrik masuk lalu dirambatkan di tubuh ke ground, ini yang berpotensi menimbulkan kerusakan jaringan tubuh yang menjadi jalur perambatannya. Terlebih bila alur perambatan melalui jantung. Sedangkan arus DC (arus searah) hanya menimbulkan kerusakan pada daerah masuk saja pada tubuh," jelasnya kala itu.


Tentunya, kekuatan arus yang tinggi atau di atas 1.000 volt (high voltage) akan memberikan efek berbahaya bagi tubuh. Akan tetapi bila arusnya rendah belum tentu memberikan efek letal (mematikan) bagi tubuh.

Efek letal terjadi ketika zat-zat fisika dan kimia mengganggu proses sel ataupun subsel pada makhluk hidup hingga kemungkinan terjadinya kematian.

"Jadi misalkan terkena listrik DC, low voltage, tidak menimbulkan efek kematian. Tapi pada listrik AC low voltage dapat menyebabkan kehancuran otot dan hingga serangan jantung," jelasnya.

(ask/up)
News Feed