Minggu, 30 Sep 2018 19:18 WIB

Punya Minus Mata Tinggi? Waspadai Risiko Katarak di Usia Muda

Wahyu Dian Saputri - detikHealth
Punya mata minus terlalu tinggi adalah faktor risiko katarak di usia muda (Foto: ilustrasi/thinkstock) Punya mata minus terlalu tinggi adalah faktor risiko katarak di usia muda (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Sama seperti penyakit tak menular lainnya, katarak mulai mengalami pergeseran usia penderita. Gangguan penglihatan akibat lensa mata yang makin keruh ini mulai diderita usia muda. Faktor risiko terbesarnya adalah gangguan mata minus (miopi) yang terlalu tinggi.

Miopi bisa disebabkan pengeruhan pada bagian tengah atau belakang lensa. Pengeruhan pada bagian tengah disebut katarak nuklir, sementara di belakang lensa adalah katarak subcapsular posterior. Bentuk bola mata yang memanjang pada rabun jauh mempengaruhi kualitas cairan dalam lensa. Hal ini berefek pada daya retraktif lensa yang mengatur fokus penglihatan.

"Proses katarak makin cepat pada mata dengan minus tinggi," kata dokter ahli mata Tjahjono D Gondhowiarjo dari Rumah Sakit Mata JEC Kedoya, Jakarta Barat.



Menurut Tjahjono, katarak bisa terjadi pada orang dengan penglihatan normal. Terutama bila pernah mengalami cedera mata, menderita asma, diabetes, atau menggunakan obat-obatan jangka panjang. Tingginya kadar gula pada penderita diabetes perlahan merusak lensa mata, yang perlahan mengakibatkan katarak.

Katarak sebetulnya tak harus berakhir operasi atau kebutaan. Gangguan bisa dicegah dengan memenuhi kecukupan nutrisi, membatasi asupan gula, dan melindungi mata dari paparan langsung sinar matahari. Tjahjono menyarankan istirahat tiap 30 menit saat main gadget, atau memperbesar ukuran huruf bila kurang jelas. Saran lainnya adalah kontrol penglihatan teratur untuk deteksi dini gangguan penglihatan.

Saat ini, katarak menjadi musuh besar penglihatan Indonesia. Survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2004-2015 menyatakan, katarak adalah penyebab kebutaan terbesar di Indonesia. Sebanyak 75,5 persen penderita katarak berusia lebih dari 50 tahun.



(Rosmha Widiyani/up)
News Feed