Selasa, 02 Okt 2018 13:07 WIB

Heboh Remaja Sayat Lengan di Riau, Dokter Jiwa Jelaskan Efek Benzo

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi remaja depresi (Foto: iStock) Ilustrasi remaja depresi (Foto: iStock)
Jakarta - Puluhan siswa SMP di Pekanbaru nekat menyayat tangan mereka dan mengaku menjadi kebal. Sempat dikaitkan dengan produk minuman yang disebut mengandung narkoba, namun Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat telah membantahnya.

Uji laboratorium menunjukkan minuman yang dimaksud tidak mengandung narkoba atau zat yang membahayakan lainnya. Selain itu, Ketua PDSKJI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia) dr Eka Viora, SpKJ memastikan tidak ada efek benzodiazepine (benzo) yang memicu perilaku semacam itu.

"Efek benzodiazepine itu sedatif malah bikin orang jadi tidur. Saya nggak tahu ya mereka begitu karena efek apa. Mungkin saja sudah dicampur-campur, perlu ada tinjauan lagi," kata dr Eka, ditemui di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Selasa (2/10/2018).

Lebih lanjut, dr Eka menjelaskan bahwa benzodiazepine umum dipergunakan sebagai obat penenang pada pengidap depresi yang mampu menghilangkan rasa cemas. Dokter jiwa alias psikiater juga sering meresepkan obat tersebut kepada pasien dalam dosis tertentu.

"Benzo itu nggak ada efek kebal. Biasa malah dipakai untuk menghilangkan rasa cemas. Sebagai psikiater kita juga resepkan itu ke pasien," tambahnya.



Perlu dilakukan penyelidikan mendalam mengenai kasus ini karena benzodizapine tidak dijual bebas dan harganya relatif mahal untuk dijangkau oleh siswa menengah pertama. Ditakutkan terdapat zat lain yang telah dicampurkan sehingga menimbulkan efek berbahaya.

"Kita belum tahu sebenarnya itu apa karena nggak mungkin ada (benzodiazepine) yang harganya segitu. Mungkin sudah dicampur dengan zat lain terus timbul halusinasi dan ilusi yang suruh-suruh dia self harm. Harus chrosscheck dulu," tutupnya





Tonton juga 'Oh Ironi... Oknum Sipir Lubuk Pakam Terlibat Jaringan Narkoba':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)