Berbagai Jenis Operasi Plastik yang Kamu Perlu Tahu

Berbagai Jenis Operasi Plastik yang Kamu Perlu Tahu

Rosmha Widiyani - detikHealth
Rabu, 03 Okt 2018 13:25 WIB
Berbagai Jenis Operasi Plastik yang Kamu Perlu Tahu
Foto: iStock
Jakarta - Seperti tindakan bedah lainnya, operasi plastik tidak hanya terdiri atas satu jenis layanan. Pasien bisa memilih layanan yang diperoleh bergantung kebutuhan dan rekomendasi dokter. Tentunya pasien akan menjalani sejumlah pemeriksaan untuk memastikan kesanggupan melakukan tindakan bedah plastik.



Bedah plastik sebetulnya tak cuma sekadar untuk kosmetik. Oplas juga digunakan untuk konservasi bagi yang mengalami kekurangan fisik, hingga mengganggu aktivitas setiap hari misal bibir sumbing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Terkait oplas untuk kosmetik, berikut beberapa jenis tindakannya dirangkum dari berbagai sumber:

Eyelid surgery

Foto: iStock
Seiring waktu, kelopak mata atas dan bawah turun atau bergantung akibat proses penuaan. Tindakan blepharoplasty ini bertujuan mengangkat dan mengencangkan kulit kelopak untuk memperbaiki penampilan wajah. Blepharoplasty fungsional bisa memperbaiki gangguan penglihatan, akibat merosotnya kelopak mata atas hingga menutupi sebagian pupil.

Pasien blepharoplasty bisa bergerak sendiri pada harus kedua usai operasi. Pasien mulai merasa nyaman ke luar rumah pada hari ketiga atau keempat dengan kacamata, atau dengan make up pada hari kelima hingga tujuh.

Facelift surgery

Foto: iStock
Tindakan rhitidektomi adalah prosedur yang digunakan untuk memperbaiki tampilan wajah dan leher. Proses penuaan menyebab kan kerutan di kulit wajah dan leher, yang menyebabkan tampilan kurang menarik dilihat. Facelift biasanya diikuti brow lift dan eyelid surgery untuk memperbaiki tampilan mata.

Pasien facelift biasanya bisa bergerak bebas pada hari kedua usai operasi. Pasien sudah mulai pulih namun belum nyaman tampil di depan publik pada hari kelima hingga tujuh. Pasien kembali mendapatkan rasa percara dirinya pada hari kesepuluh hingga empat belas.

Breast surgery

Foto: thinkstock
Operasi di bagian payudara ini terdiri atas augmentasi yang membesarkan, reduksi yang mengurangi, dan rekonstruksi yang memperbaiki. Tindakan ini juga termasuk breast lift yang bertujuan mengangkat payudara. Tindakan mastopeksi ini dilakukan dengan mengurangi kulit di area payudara, untuk mengembalikan posisi organ tersebut.

Pasien breast surgery biasanya sadar setelah 12 hingga 24 jam usai operasi. Pasien bisa bergerak bebas di hari kedua, dan kembali bekerja pada hari kelima hingga tujuh bila tidak mengangkat beban lebih dari 7 kilogram.

Sedot lemak

Foto: Thinkstock
Liposuction atau liposculpture adalah tindakan menghilangkan timbunan lemak di bagian tubuh tertentu. Tindakan dilakukan dengan menyedot lemak dari dalam organ, untuk mendapatkan tubuh yang lebih baik. Lemak yang sudah disedot sebetulnya tidak bisa kembali, kecuali pasien menjalankan pola hidup buruk hingga timbunan muncul lagi.

Pasien bisa bergerak bebas di hari kedua usai operasi, atau lebih cepat bila area yang disedot terbatas. Pasien bisa kembali bekerja pada lima hingga tujuh hari usai operasi.

Abdominoplasty

Foto: thinkstock
Tindakan tummy tuck ini bertujuan meratakan perut dengan menghapus kulit dan lemak ekstra dan kulit. Operasi juga dilakukan untuk mengencangkan otot-otot di dinding perut. Tindakan yang mirip operasi caesar ini biasanya berlangsung dua hingga lima jam dengan bius total.

Tindakan terdiri atas abdominal penuh yang diterapkan pada selurh perut termasuk sekita pusar, dan sebagian untuk daerah perut di bawah pusar. Pasien bisa bergerak bebas pada hari kedua hingga empat usai operasi. Pasien bisa kembali beraktivitas kerja kantoran setelah lima hingga tujuh hari, atau 10 hingga 14 hari untuk pekerjaan lain.

Halaman 2 dari 6
Seiring waktu, kelopak mata atas dan bawah turun atau bergantung akibat proses penuaan. Tindakan blepharoplasty ini bertujuan mengangkat dan mengencangkan kulit kelopak untuk memperbaiki penampilan wajah. Blepharoplasty fungsional bisa memperbaiki gangguan penglihatan, akibat merosotnya kelopak mata atas hingga menutupi sebagian pupil.

Pasien blepharoplasty bisa bergerak sendiri pada harus kedua usai operasi. Pasien mulai merasa nyaman ke luar rumah pada hari ketiga atau keempat dengan kacamata, atau dengan make up pada hari kelima hingga tujuh.

Tindakan rhitidektomi adalah prosedur yang digunakan untuk memperbaiki tampilan wajah dan leher. Proses penuaan menyebab kan kerutan di kulit wajah dan leher, yang menyebabkan tampilan kurang menarik dilihat. Facelift biasanya diikuti brow lift dan eyelid surgery untuk memperbaiki tampilan mata.

Pasien facelift biasanya bisa bergerak bebas pada hari kedua usai operasi. Pasien sudah mulai pulih namun belum nyaman tampil di depan publik pada hari kelima hingga tujuh. Pasien kembali mendapatkan rasa percara dirinya pada hari kesepuluh hingga empat belas.

Operasi di bagian payudara ini terdiri atas augmentasi yang membesarkan, reduksi yang mengurangi, dan rekonstruksi yang memperbaiki. Tindakan ini juga termasuk breast lift yang bertujuan mengangkat payudara. Tindakan mastopeksi ini dilakukan dengan mengurangi kulit di area payudara, untuk mengembalikan posisi organ tersebut.

Pasien breast surgery biasanya sadar setelah 12 hingga 24 jam usai operasi. Pasien bisa bergerak bebas di hari kedua, dan kembali bekerja pada hari kelima hingga tujuh bila tidak mengangkat beban lebih dari 7 kilogram.

Liposuction atau liposculpture adalah tindakan menghilangkan timbunan lemak di bagian tubuh tertentu. Tindakan dilakukan dengan menyedot lemak dari dalam organ, untuk mendapatkan tubuh yang lebih baik. Lemak yang sudah disedot sebetulnya tidak bisa kembali, kecuali pasien menjalankan pola hidup buruk hingga timbunan muncul lagi.

Pasien bisa bergerak bebas di hari kedua usai operasi, atau lebih cepat bila area yang disedot terbatas. Pasien bisa kembali bekerja pada lima hingga tujuh hari usai operasi.

Tindakan tummy tuck ini bertujuan meratakan perut dengan menghapus kulit dan lemak ekstra dan kulit. Operasi juga dilakukan untuk mengencangkan otot-otot di dinding perut. Tindakan yang mirip operasi caesar ini biasanya berlangsung dua hingga lima jam dengan bius total.

Tindakan terdiri atas abdominal penuh yang diterapkan pada selurh perut termasuk sekita pusar, dan sebagian untuk daerah perut di bawah pusar. Pasien bisa bergerak bebas pada hari kedua hingga empat usai operasi. Pasien bisa kembali beraktivitas kerja kantoran setelah lima hingga tujuh hari, atau 10 hingga 14 hari untuk pekerjaan lain.

(up/up)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads