Rabu, 03 Okt 2018 19:13 WIB

Kata Psikolog Soal Viral #WajahmuPlastik dan Bullying Fisik

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ratna Sarumpaet mengaku dirinya menjalani sedot lemak (Foto: Agung Pambudhy) Ratna Sarumpaet mengaku dirinya menjalani sedot lemak (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Ratna Sarumpaet masih menjadi sorotan warganet akibat kebohongan soal operasi plastik yang dilakukannya. Setelah disebut alami penganiayaan, kini wanita berusia 69 tahun tersebut membuat pengakuan bahwa hal itu adalah bohong.

Alhasil tagar #WajahmuPlastik menjadi trending di media sosial Twitter. Akan tetapi, beberapa cuitan warganet dengan tagar tersebut disertai dengan cyber bullying yang mengarah pada fisik Ratna. Bagaimana tanggapan psikolog?



Psikolog Bona Sardo Hasoloan Hutahaean, MPsi menjelaskan kepada detikHealth bahwa perilaku bullying jelas bukan merupakan perilaku yang baik dan kondusif, terutama pada situasi saat ini yang masih ramai bencana di Donggala dan Palu.

"Apapun bentuknya dan bagaimanapun caranya jelas perilaku bullying tidak disarankan meski 'hanya' untuk menjelek-jelekkan kesalahan seseorang," tuturnya, Rabu (3/10/2018).



Terkait dengan cyber bullying warganet, Bona menyebut tidak hanya terjadi pada kasus Ratna Sarumpaet saja, namun banyak terjadi pada sejumlah akun lainnya, baik yang terkenal seperti selebgram atau akun-akun Twitter lain.

Bona menegaskan, yang perlu dicatat adalah bahwa bullying bisa berdampak pada korbannya jika korbannya juga tidak melakukan apa-apa atau betul-betul submisif.

(frp/up)
News Feed