"Saat traveling kemungkinan akan menghadapi lingkungan yang berbeda dari keseharian. Baik iklim, cuaca, makanan, sosial dan lain-lain. Semuanya membutuhkan adaptasi, termasuk adaptasi tubuh kita. Jika tubuh gagal beradaptasi, dapat menurunkan daya tahan tubuh yang menyebabkan mudah terserang penyakit atau stres," ujar Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi kepada detikHealth, Sabtu (6/10/2018).
Baca juga: Daftar Nutrisi untuk Melawan Kanker Prostat |
Maka pastikan kondisi tubuh tetap fit saat traveling. Caranya dengan memperbanyak minum air putih untuk menjaga hidrasi. Sebab, ketika cuaca dingin, seseorang rasa ingin buang air kecil jadi lebih sering sehingga tubuh bisa kekurangan cairan.
dr. Helmin menjelaskan air merupakan kandungan terbesar tubuh manusia. Air juga merupakan bahan yang membantu kerja semua sel-sel tubuh manusia sehingga menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jangan lupa juga untuk membawa baju ganti ketika berpergian. Ketika baju basah terkena hujan, bisa diganti agar tidak lembap. Faktanya, temperatur basah bisa menurunkan daya tahan tubuh.
Selain itu, penuhi juga asupan nutrisi sehari-hari dengan memilih makanan yang bergizi sehingga akan terjadi pembakaran kalori untuk menghangatkan tubuh.
Namun jika tubuh sudah tidak fit serta flu dan batuk menyerang saat traveling, konsumsi Mixagrip. Kandungannya bisa meringankan gejala flu dan batuk serta mencegah hidung tersumbat dan sakit kepala.
(mul/ega)











































