Tak Terduga! Ternyata Ini Benda Paling Jorok di Rumah Sakit

Tak Terduga! Ternyata Ini Benda Paling Jorok di Rumah Sakit

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Senin, 08 Okt 2018 13:05 WIB
Tak Terduga! Ternyata Ini Benda Paling Jorok di Rumah Sakit
Ilustrasi. Foto: REUTERS/Social Media Website via Reuters TV
Jakarta - Sebagai tempat orang memeriksakan dan menyembuhkan penyakitnya, rumah sakit sudah seharusnya bersih dalam aspek apapun. Akan tetapi, sebuah studi baru-baru ini mematahkan anggapan tersebut, yang menyebutkan bahwa tirai rumah sakit jadi 'rumah' bagi jutaan bakteri.

Tirai yang dimaksud dalam studi ini adalah tirai pribadi pemisah pasien dalam kamar bersama. Dalam studi tersebut, tirai bisa menjadi lahan perkembangbiakan bagi bakteri resisten yang bisa menyebabkan ancaman bagi keamanan pasien.

Studi ini melacak kadar kontaminasi dari sejak tirai bersih pertama kali digantungkan. Awalnya masih rendah kontaminasi, namun seiring waktu kontaminasi makin bertambah. Pada hari ke-14, 87,5 persen tirai ditemukan positif terkontaminasi resisten methicillin Staphylococcus aureus (MRSA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Bakteri patogen tersebut merupakan bakteri yang terkait dengan morbiditas (mudah terkena sakit) dan mortalitas. Di lain sisi, tirai yang tidak berada di dalam kamar pasien tetap bersih selama 21 hari.

Padahal tak ada pasien di kamar yang diteliti yang mengidap penyakit akibat bakteri MRSA, seperti misalnya pneumonia atau infeksi lainnya. Para peneliti menduga bahwa kontaminasi pada tirai terjadi akibat kontak langsung, yakni dengan menyentuh tirai tersebut.

"Kami tahu bahwa tirai memiliki risiko tinggi untuk kontaminasi silang karena mereka kerap dipegang namun jarang diganti. Tingginya tingkat kontaminasi yang kami lihat pada hari ke-14 mungkin merupakan waktu yang tepat untuk mulai mengatasi, baik dengan membersihkan atau mengganti tirai," kata Kevin Shek, ketua penulis studi tersebut, dikutip dari LiveScience.

Pada hari ke-21, nyaris semua tirai melebihi 2,5 CFU/cm, yakni persyaratan untuk kebersihan peralatan pengolahan makanan di beberapa lokasi, misalnya Inggris. Para penulis penelitian mengakui ukuran sampel kecil dari studi percontohan ini dan merekomendasikan penelitian tambahan untuk memahami konsekuensi klinis dari tirai yang terkontaminasi.






Tonton juga 'Dituding Nunggak Pembayaran ke RS, Ini Jawaban BPJS':

[Gambas:Video 20detik]

(frp/wdw)

Berita Terkait