Selasa, 09 Okt 2018 15:18 WIB

Ini Saran Pengidap Low Vision Seperti Judoka Miftahul Jannah

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi low vision menggunakan braile. Foto: iStock
Jakarta - Sama-sama mengalami low vision atau penglihatan lemah seperti judoka Indonesia, Miftahul Jannah, Kepala Humas Yayasan Mitra Netra, Aria Indrawati mengatakan tidak ada kesulitan bagi pengidap low vision untuk melakukan hal-hal seperti yang dilakukan orang normal.

Aria menyarankan bagi sesama pengidap low vision untuk memiliki konsep diri yang benar. Apalagi bagi pengidap low vision sedari lahir.

"Pertama dari orang tua, pemahamannya harus benar. Siapapun kalau sudah punya konsep diri yang benar berikutnya tidak masalah," ujarnya kepada detikHealth, Selasa (9/10/2018).



Konsep diri yang benar bagi pengidap low vision adalah tidak malu dengan keadaannya. Banyak mereka yang tidak mau dianggap sebagai tuna netra.

"Ada yang nggak mau pakai tongkat, padahal itu untuk kemudahan dan identitas," ungkap Aria.

"Dulu saya pernah nggak bawa tongkat, reaksi orang berbeda. Kalau bawa tongkat kan ditanya, 'mau kemana teh?'. Kalau nggak pakai tongkat orang jadi 'apa sih nanya-nanya'. Seperti risih, bisa mencurigakan juga," lanjutnya.

Meskipun low vision masih bisa melihat, Aria menambahkan bukan berarti harus malu dan merasa berat dengan keadaan. Low vision dikatakannya sebagai keberagaman manusia.

(wdw/up)