Kamis, 11 Okt 2018 15:33 WIB

Harga BBM Naik, Bagaimana Agar Gizi Tetap Terpenuhi?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Kalau harga BBM naik, harga makanan biasanya juga naik. (Foto: Agung Pambudhy) Kalau harga BBM naik, harga makanan biasanya juga naik. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Bahan bakar minyak (BBM) Pertamax naik, premium juga sempat dikabarkan akan naik meski akhirnya dibatalkan. Dan seperti biasa, kenaikan harga BBM selalu terkait dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, termasuk berbagai jenis makanan sumber nutrisi.

Direktur Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan, Ir Doddy Izwardy, MA mengatakan kenaikan harga pangan bisa terjadi. Namun tidak serta merta menghambat upaya pemenuhan gizi masyarakat.

"Semua pasti ada keterkaitannya, kalau misal ada perubahan harga. Tapi jika melihat bahwa sumber ketersediaan bahan pangan masih ada maka hal itu bisa diatasi," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan Jakarta, Kamis (11/10/2018).



Doddy, sapaannya, menambahkan perlu adanya perubahan pola pikir mengenai kandungan gizi pada pangan. Umumnya, masyarakat hanya beranggapan bahwa kandungan protein yang baik hanya terdapat pada daging ayam atau ikan, padahal terdapat subtitusi dari pangan tersebut.

"Yang paling penting di sini adalah pemahaman dari sumber gizi pada makanan. Misalnya jika ayam naik, bisa diganti dengan telur sebagai pemenuhan protein. Masyarakat berfikiran bahwa protein hanya bersumber dari satu pangan saja, padahal kan bisa diganti, tambahnya.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan memiliki strategi dalam penanggulangan masalah gizi di Indonesia untuk menghindari masalah tidak tercukupinya kebutuhan gizi di masyarakat.

"Perlu adanya pemahaman mengenai nutrition education, misalnya sumber vitamin A jarang ditemukan jadi bisa diganti dengan suplemen tambahan," tutupnya.






Tonton juga 'Cara Penuhi Nutrisi Harian untuk Anak':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed