Jumat, 12 Okt 2018 10:34 WIB

Mau Jaga Berat Badan? Lakukan Diet Karbo dengan Tepat

Nabilla Nufianty Putri - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Tak bisa dipungkiri diet karbohidrat atau lebih dikenal dengan sebutan diet karbo masih menjadi pola diet yang dilakukan oleh banyak orang, khususnya bagi anak zaman now yang ingin bentuk tubuhnya tetap ideal.

Perlu diketahui, diet karbo merupakan diet yang mengeliminasi sejumlah karbohidrat. Namun sebagian orang belum tepat melakukannya sehingga diet tidak berhasil. Apa saja yang harus dilakukan agar diet karbo tidak gagal?



Medical Advisor Kalbe Nutritionals, dr. Ervina Hasti W, mengungkapkan agar diet berhasil, hindari karbohidrat sederhana seperti nasi, mi, roti, dan tepung.
Selain itu, kurangi jumlah karbohidrat secara bertahap dan jangan langsung mengurangi asupan karbohidrat besar-besaran. Sebab, bisa berdampak kehilangan energi, tidak bertenaga, bahkan sembelit.

"Sama sekali tidak mengkonsumsi karbo tidak disarankan karena tubuh kita masih tetap membutuhkan energi yang berasal dari karbo dan tidak dapat tergantikan oleh lemak atau protein," ujar dr. Ervina kepada detikHealth, Jumat (12/10/2018).



Jika dilakukan dengan cerdas dan tepat, lanjut dr. Ervina, diet karbo bisa membantu menurunkan berat badan. Namun sebaiknya diet ini tidak dilakukan dalam jangka waktu panjang karena dapat mengganggu kesehatan beberapa organ tubuh.

Ketika sedang diet, dr. Ervina turut mengingatkan agar jangan lupa untuk rutin berolahraga. Hal ini dilakukan demi membantu sistem kardiovaskuler bekerja lebih efisien.

Kepada detikHealth, dr. Ervina menjelaskan salah satu cara membatasi karbohidrat adalah dengan memperbanyak makan protein tanpa menghilangkan karbohidrat dari menu harian. Misalnya kurangi konsumsi 25-150 gram karbo per harinya.

Saat diet karbo, bukan berarti boleh mengonsumsi protein dan lemak berlebihan. Selain berisiko pada kesehatan, hal tersebut dapat meningkatkan berat badan karena makanan tersebut mengandung tinggi kalori.

Sementara untuk mengonsumsi rasa manis, hindari konsumsi manis dalam bentuk glukosa karena merupakan hasil pemecahan karbohidrat. Sebagai alternatif untuk mendapatkan rasa manis dari makanan, konsumsi pemanis alternatif rendah kalori atau nol kalori.

Jenis pemanis ini hanya memberikan sensasi manis di lidah, tapi sangat minimal diserap oleh tubuh. Untuk itu, pilih pemanis yang tepat seperti Diabetasol Sweetener. Pengganti gula dengan kandungan nol kalori ini aman dikonsumsi sehari-hari karena kemanisannya tidak berubah pada suhu tinggi.





Tonton juga 'Tips Diet, Langsing dengan Air Madu':

[Gambas:Video 20detik]

(mul/mpr)
News Feed