Minggu, 14 Okt 2018 14:18 WIB

Heboh Video Cut Meyriska, Ini yang Perlu Diketahui tentang Pelecehan

Rosmha Widiyani - detikHealth
Cut Meyriska (Foto: Ismail/detikHOT) Cut Meyriska (Foto: Ismail/detikHOT)
Jakarta - Sebuah video viral pada Sabtu (13/10/2018) memperlihatkan artis Cut Meyriska dan Raffi Ahmad dalam suatu acara. Sang aktris dinilai tampak tak nyaman dengan perlakuan Raffi yang tubuhnya berada terlalu dekat. Cut Meyriska terlihat hendak mengambil jarak dengan Raffi yang berada tepat di belakangnya.

Terlepas dari benar atau tidaknya kejadian tersebut, perlakuan tidak menyenangkan bisa terjadi dalam berbagai kesempatan. Termasuk saat berada di depan publik, yang tidak menyisakan ruang privat untuk pelaku dan korban. Kejadian yang dialami Cut Meyriska mungkin bisa digolongkan dalam sexual harrasment, karena melibatkan lawan jenis dengan pelaku yang tindakannya tidak menimbang perasaan korban.



Masyarakat umum sebetulnya bisa mencegah dirinya menjadi korban. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mempercayai insting jika sedang berada dalam bahaya. Dikutip dari The Hope Line, kondisi bahaya yang dimaksud adalah pesta yang makin liar serta bahasa tubuh yang kasar, bernada seksual, dan tidak sopan. Korban selanjutnya harus segera keluar dari situasi tersebut sebelum rasa tidak tenang dan nyaman makin menjadi.

Tindak pencegahan lain adalah menyiapkan diri bila hendak bepergian sendiri. Persiapan ini meliputi uang cash, baterai gadget yang terisi penuh, dan nomer telepon penting. Rencana detail saat bepergian sebaiknya tidak diunggah hingga detail secara online. Sebanyak 61 persen pelaku kejadian tak menyenangkan tahu kegiatan korbannya. Saat dalam perjalanan atau kegiatan, pastikan seluruh tubuh befungsi maksimal untuk mencegah kejadian tidak menyenangkan.

Meski telah menerapkan tips tersebut, bukan berarti masyarakat bisa terhindar sepenuhnya dari kejadian tak menyenangkan. Namun korban tak perlu merasa malu, bersalah, atau takut. Kejadian tak menyenangkan, terutama sexual harassment, terjadi atas kesalakan pelaku. Para pelaku bisa saja tetap menghormati korban, namun mereka memilih melakukan hal yang tak diinginkan korban.

(up/up)
News Feed