Minggu, 21 Okt 2018 08:00 WIB

Geraham Bungsu, Gigi yang Pernah Bikin Konser Dua Lipa Tertunda

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Penyanyi asal Inggris Dua Lipa sempat menunda konser pada September 2018 gara-gara gigi geraham bungsu. Dalam akun media sosialnya, penyanyi berdarah Albania ini merasa penampilannya terganggu akibat tumbuhnya wisdom tooth. Pelantun Be The One ini menuruti saran dokter gigi dan bedah mulut untuk mencabut third molar sebelum melanjutkan aktivitas bermusik.

Dikutip dari situs Bright Smile Dental Care, masalah terkait geraham bungsu bukan hal asing pada usia remaja beranjak dewasa. Sesuai namanya, gigi ini tumbuh terakhir dari bawah gusi pada usia 18 hingga 24 tahun. Seiring pertumbuhan gigi bungsu, sebetulnya terselip doa supaya remaja tumbuh menjadi individu dewasa yang bijaksana (wisdom).


Namun, kehadiran gigi bungsu kerap berlawanan dengan doa tersebut. Geraham ini tumbuh menjejalkan diri dalam rongga mulut yang telah terisi penuh dengan gigi fungsional. Gigi ini cenderung nekat keluar meski berdampak buruk pada kesehatan individu dan gigi di sekelilingnya. Sekitar 7 dari 10 orang berusia 20 hingga 30 tahun mengalami kesakitan saat gigi bungsunya tumbuh.

Akibat rasa sakit dan kurang tempat dalam rahang, dokter gigi biasanya menyarankan mencabut geraham bungsu saat sudah tumbuh. Masalah akibat tumbuhnya gigi geraham bungsu kadang telah diperkirakan sebelumnya. Sayangnya perkiraan tidak bisa disikapi dengan segera mencabut geraham bungsu sebelum tumbuh atau muncul gejala sakit. Teknologi diagnosa dan sinar X belum bisa membantu menyediakan layanan tersebut.

Geraham bungsu baru bisa dicabut setelah menampakkan diri, yang artinya rasa sakit harus ditanggung terlebih dulu. Masalah akibat gigi bungsu bisa dikendalikan dengan kontrol rutin ke dokter gigi. Hal ini sekaligus menentukan terapi dan tindakan yang tepat, supaya masalah gigi bungsu tak mengganggu aktivitas sehari-hari.

(Rosmha Widiyani/up)