Selasa, 23 Okt 2018 10:50 WIB

Benarkah Lemak dalam Tubuh Bisa Dibakar Menjadi Energi?

Nabilla Nufianty Putri - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Membakar lemak sehingga menjadi energi kerap menjadi salah satu cara yang dilakukan seseorang jika ingin menurunkan berat badan.

Padahal membakar lemak bukan hanya soal itu, tapi juga bisa membantu tubuh tetap fit dan berstamina untuk menjalankan aktivitas harian. Namun benarkah lemak yang dibakar bisa menjadi energi?

Menurut Medical Officer of PT. Kalbe Farma, dr. Claudia Anggi Citra Putri, lemak dapat diubah menjadi energi. Hal tersebut dikarenakan lemak bawah kulit adalah energi cadangan untuk tubuh ketika tubuh kekurangan bahan baku utama dari makanan sehari-hari.

"Caranya secara natural tubuh akan mulai melakukan lipolisis atau pemecahan sel lemak menjadi energi," ujar dr. Anggi kepada detikHealth, Selasa (23/10/2018).



Selain itu, dr. Anggi juga mengatakan cara tersebut dapat diperoleh dari olahraga. Misalnya kardio HIIT (High Intensity Interval Training), bersepeda, lari, aerobik, serta olahraga penguat otot seperti angkat beban, body pump, dan muaythai.

Namun ingat, seseorang tidak bisa menargetkan lemak pada bagian tubuh tertentu mana yang bisa dibakar. Selain rutin melakukan olahraga, batasi juga makanan yang dikonsumsi karena tubuh hanya memilih karbohidrat dan gula sebagai energi, bukannya lemak.

"Beberapa zat suplemen seperti L-Carnitine, green tea, dapat membantu tubuh memecah sel lemak menjadi energi," tambah dr Anggi.



Agar lemak bisa terbakar dan menjadi energi, konsumsi juga asupan L-Carnitine yang berfungsi membakar lemak untuk diubah menjadi energi. L-Carnitine bisa membantu transportasi lemak ke dalam mitokondria sel, seperti yang terdapat pada sel-sel otot.

Kandungan ini bisa didapatkan pada Fatigon Spirit yang turut berfungsi memulihkan stamina agar tubuh terasa segar dan berenergi.


Saksikan juga video 'Cara Ampuh Berhenti Ngemil dan Ngurangin Lemak Tubuh':

[Gambas:Video 20detik]

(mul/mpr)
News Feed