Jumat, 26 Okt 2018 18:13 WIB

Krekk! Kebiasaan Menggeretek Leher dan Pemicu Lain Saraf Kejepit

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Halaman 1 dari 4
Foto: thinkstock
Jakarta - Saraf kejepit seringkali tidak disadari kedatangannya. Apabila menyerang batalan tulang leher (cervical disc herniation), gejala yang muncul bergantung pada lokasi penjepitan.

Bila jepitan terjadi di tengah, keluhan yang muncul adalah kaku, nyeri leher yang menjalar, kesemutan atau rasa lemah pada lengan dan tangan. Ketika terjadi di tengah, keluhan yang muncul antara lain kehilangan keseimbangan, kaku saat berjalan, lemah pada tungkai, sampai gangguan untuk buang air. Dalam kasus yang jarang terjadi, bahkan bisa menimbulkan kelumpuhan.

"Nyeri leher bisa dikarenakan bantalan yang haus (sobek), repetitive movement yang salah, karena usia, karena rokok, karena pernah cedera. Asap rokok itu berbahaya karena bisa merusak bantalan itu lewat radikal bebas. Jadi elastisitas bantal itu akan hilang, kalau dia elastisitasnya hilang dia dengan gampang sobek," kata dr Phedy, SpOT(K) anggota Sports, Shoulders & Spine Clinic di Siloam Hospitals Kebon Jeruk.

Karena itu, yuk pahami hal-hal yang bisa jadi pencetus saraf kejepit guna terhindar dari masalah yang satu ini.



(ask/up)