Kamis, 01 Nov 2018 15:06 WIB

Bukan Hanya Anak-anak, Ini Pentingnya Wanita juga Harus Imunisasi MR

Widiya Wiyanti - detikHealth
Imunisasi MR juga penting untuk wanita sebelum hamil. Foto: Agung Pambudhy Imunisasi MR juga penting untuk wanita sebelum hamil. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kampanye imunisasi Measles dan Rubella (MR) yang dilangsungkan pemerintah saat ini masih berfokus pada anak-anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Namun ternyata vaksin ini juga sangat penting bagi wanita, terutama wanita sebelum mengalami kehamilan.

Menurut dr Hindra Irawan Satari, SpA(K) dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) mengatakan bahwa vaksin MR pada wanita sebelum hamil karena dapat mencegah tertularnya janin terkena penyakit campak dan Rubella.

"Bayinya bisa cacat. Kalau dia ada antibodi terhadap rubella, artinya dia rubella," ujarnya saat ditemui di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI, Jakarta Selatan, Kamis (1/11/2018).



Ibu hamil memiliki daya tahan tubuh yang cukup rendah sehingga rentan sekali tertular. Mengingat penularan virus Rubella sangat mudah hanya dengan percikan air liur.

"Dari percikan ludah. Sangat menular," tegas dr Hindra.

"Sebetulnya secara umum ke orang yang daya tahan tubuh tinggi nggak berat, paling demam, ruam, pembesaran kelenjar getah bening. Sembuh seminggu. Kalau dia menyerang ibu hamil, ibu hamil itu relatif daya tahan tubuhnya rendah. kalau dia kena ibu hamil dan ibu hamil menularkan ke bayinya, bayinya bisa cacat," jelasnya.

Maka dari itu untuk mencegah penularan virus campak dan Rubella, setiap wanita sebelum hamil sebaiknya diimunisasi MR. dr Hindra menyebut setidaknya dua kali dalam rentang waktu enam bulan.

Vaksin Rubella sendiri biasanya sudah termasuk dalam vaksin TORCH (Toxoplasmosis, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes), namun masih banyak wanita yang tidak mendapatkan vaksin ini sebelum menikah karena kurangnya kesadaran.



(wdw/up)
News Feed