Menkes: Kami di Kesehatan Punya Banyak Pahlawan

Menkes: Kami di Kesehatan Punya Banyak Pahlawan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sabtu, 10 Nov 2018 15:23 WIB
Menkes: Kami di Kesehatan Punya Banyak Pahlawan
Tenaga medis juga merupakan pahlawan bagi Menkes. Foto: Uyung/detikHealth
Jakarta - Tanggal 10 November juga diperingati sebagai hari pahlawan. Biasanya, pahlawan selalu identik dengan mereka yang sudah gugur di medan pertempuran atau meninggal.

Menteri Kesehatan RI, Nila F Moeloek, punya versi sendiri tentang arti pahlawan. Bukan hanya mereka yang berjuang sampai titik darah penghabisan untuk kemerdekaan negara, tetapi semua pihak yang berhasil mengharumkan nama bangsa.

"Pahlawan juga bisa untuk mereka yang memotivasi negara ini untuk maju. Seperti Eko, sebagai atlet angkat besi, dia menang dapat medali. Pahlawan itu bisa siapa saja, bisa dokter, olahragawan, anak muda yang berprestasi tinggi misalnya ojek online itu juga mereka membuat inovasi sehingga banyak pekerjaan yang bisa dilakukan oleh masyarakat," tuturnya saat dijumpai di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Menkes Nila mengatakan, tim kesehatan pun bisa menjadi sosok pahlawan bagi negara. Mereka tanpa pamrih dan ikhlas menolong masyarakat dan berjuang untuk bangsa.

"Kami pun di kesehatan punya banyak pahlawan. Misalnya salah satu contoh, beberapa rumah sakit, contohnya rumah sakit jantung, mengupayakan untuk menolong masyarakat. Mereka semua pahlawan menurut saya, yang memang betul-betul mau berjuang untuk masyarakat dan bangsa kita," ujarnya.

Demi memberikan pelayanan yang terbaik, banyak dokter, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya rela terjun ke daerah terpencil untuk memberikan pelayanan penuh kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Banyak dokter kami yang melakukan hal luar biasa, tanpa pamrih. Ada bidan yang dapat penghargaan, dia bekerja di daerah, apa dia bukan pahlawan? Dengan keadaan seperti itu dia tetap berjuang (untuk bangsa)," tutupnya.

(Khadijah Nur Azizah/up)

Berita Terkait