Senin, 12 Nov 2018 09:32 WIB

Ini Akibatnya Jika Pasien Diabetes Tak Dapat Dukungan Keluarga

Yoga Radyan Nalendra - detikHealth
Pengidap diabetes butuh dukungan keluarga (Foto: shutterstock)
Jakarta - Penyakit diabetes merupakan ibu dari segala penyakit. Tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga kesehatan global. Untuk itu peran keluarga begitu berarti untuk mencegah atau meminimalisir penyakit diabetes.

Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Dante Saksono H. SpPD-KEMD, PhD, mengatakan peran keluarga mempunyai andil besar terhadap penyakit yang telah menjangkit 425 juta warga Indonesia saat ini.

"Peranan keluarga dalam menangani penyakit diabetes sangat besar, dan harus menerapkan hidup disiplin. Disiplin yang dimaksud misal, mengatur pola makan, minum obat, berobat ke dokter. Tetapi kalau keluarga sudah tidak mendukung, rasanya mengharapkan hasil yang baik bakal susah," jelasnya seusai menghadiri acara di kawasan Thamrin, Minggu (11/11/2018).



Hal senada juga diamini oleh Dr dr Suharko Soebardi, SpPD-KEMD dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo/Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, ditemui selepas mengisi acara di kawasan Thamrin, Minggu (11/11/2018). Menurutnya jangan mengucilkan seseorang yang terjangkit oleh penyakit diabetes dengan menjauhinya, tetapi harus disokong juga oleh peranan keluarga.

"Diharapkan peranan keluarga begitu mendukung untuk yang bersangkutan (orang yang terjangkit diabetes), untuk menata dan selalu check up gula darahnya. Karena begini jika yang terkena penyakit diabetes adalah seorang kepala keluarga, otomatis roda pergerakan ekonomi di dalam keluarga tersebut terhenti," ujarnya.

Oleh karena itu, urusan penyakit diabetes bukan urusan individual lagi melainkan sudah menjadi urusan keluarga. Jadi bagi kalian yang sudah mendeteksi sejak dini dari penyakit diabetes, disarankan untuk segera terbuka dengan keluarga.

"Jadi peran keluarga di sini sebagai alarm bagi penderita diabetes dan yang menata pola makan, pola hidup, agar si penderita merasa tidak sendirian dan juga mendapat suport yang begitu berarti dari keluarga," pungkasnya.

(up/up)