Rabu, 14 Nov 2018 19:21 WIB

Agar Terhindar dari Produk Berbahaya, BPOM Sarankan Cek Lewat Aplikasi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Pakai aplikasi ini agar kamu terhindar dari obat dan kosmetik ilegal. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth Pakai aplikasi ini agar kamu terhindar dari obat dan kosmetik ilegal. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta - Semakin hari semakin banyak produk yang kita gunakan sehari-hari, seperti makanan, kosmetik, dan obat yang ternyata berbahaya atau ilegal. Seperti temuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu 112 miliar rupiah kosmetik ilegal dan/atau berbahaya, serta 22,13 miliar rupiah obat tradisional ilegal dan/atau mengandung bahan kimia obat (BKO).

Melihat temuan yang cukup besar itu, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Mayagustina Andarini menyarankan agar masyarakat lebih cerdas dalam memilih dan menggunakan produk yang aman.

"Misalnya dia mau beli produk ini, kita ada aplikasi cek BPOM melalui Android dan AppStore juga bisa," ujarnya usai acara Public Warning 2018 di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2018).


Dalam aplikasi tersebut, masyarakat bisa memeriksa melalui nama produk, nama produsen, atau nomor izin edar. Jika tidak tidak terdapat dalam daftar, maka produk tersebut ilegal atau tidak terdaftar secara resmi di BPOM.

Dengan cara ini, disebut Maya dapat mengurangi jumlah produsen-produsen nakal yang tidak mendaftarkan produknya ke BPOM atau justru memalsukannya. Dengan begitu, masyarakat pun dapat membantu BPOM memberantas produk-produk ilegal itu.

"Dengan adanya edukasi tersebut bisa melindungi diri sendiri dari penggunaan obat tradisional, kosmetik, dan produk lain yang tidak memenuhi standar," tandasnya.

(wdw/up)
News Feed