Senin, 19 Nov 2018 19:53 WIB

Lebih Baik Pakai AC, Kipas Angin, atau Buka Jendela Saat Tidur?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Studi memang menyebut kalau manusia bisa tidur lebih nyenyak bila suhu kamar optimal. (Foto: ilustrasi/thinkstock) Studi memang menyebut kalau manusia bisa tidur lebih nyenyak bila suhu kamar optimal. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Banyak mitos mengitari kipas angin, mulai dari sebabkan paru-paru basah hingga kematian. Lantas muncul pertanyaan soal mana yang lebih baik dipakai saati tidur, pendingin udara (AC), kipas angin, atau buka jendela saja?

Kepada detikHealth, dr Frans Abednego Barus, SpP dari OMNI Hospitals Pulomas menyebutkan pakai apa saja tidak masalah yang penting tetap harus ada sirkulasi udara yang terjadi. Sehingga sangat tidak disarankan menggunakan baik kipas angin maupun AC.

"Ya tetep pertukaran udara diperlukan. Walau AC ada komponen outdoor-nya sehingga bisa memasukkan oksigen ke dalam, namun tidak dianjurkan (kamarnya) tertutup total. Karena persoalannya kelembaban bisa lebih jelek dan mempengaruhi kualitas saluran napas," tutur dr Frans, Senin (19/11/2018).



Pria kelahiran Medan, 17 April 1972 silam ini menjelaskan udara di luar tetap baik dan lebih bagus karena sirkulasi alami yang terjadi. Tidur dengan membuka jendela mungkin lebih baik, namun karena alasan keamanan dan kenyamanan, pada malam hari sebagian besar orang memilih tidak membuka jendela.

Oleh karena itu perlu adanya ventilasi udara. Bisa juga disiasati dengan sesekali membuka pintu atau jendela di pagi hari untuk pertukaran udara di dalam kamar agar sirkulasi udara terjamin, serta kelembaban udara juga seimbang baik di luar maupun di dalam kamar.

Ada juga yang memilih menaruh tanaman di dalam kamar. Sah-sah saja, namun dr Frans lebih menyarankan untuk tidak menggunakan tanaman, karena di malam hari justru tanaman menyerap oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Walau tidak banyak, namun jika kamar tidak terlalu luas, jarang terpapar sinar matahari dan sirkulasi udaranya buruk maka dapat mengganggu kualitas tidur.

"Tanamannya juga bisa mati kalau terus-terusan di dalam, karena butuh sinar matahari untuk melakukan fotosintesis. Intinya mau pakai apa saja, tetap jaga kebersihan kamar, kalau AC ya dibersihkan, seperti filternya, dan perlu dirawat. Kipas angin juga dibersihkan," tandas dr Frans.

(frp/up)
News Feed