Rabu, 21 Nov 2018 10:15 WIB

Laporan dari Jepang

Tingkatkan Awareness Kanker Anak, 'Teman Kanker' dalam Genggaman

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Presentasi dari Yayasan Onkologi Anak Indonesia atau YOAI (Foto: Aisyah/detikHealth) Presentasi dari Yayasan Onkologi Anak Indonesia atau YOAI (Foto: Aisyah/detikHealth)
Kyoto - Di era digital, hal yang terhubung dengan internet adalah wadah yang pas untuk memberikan informasi sekaligus meningkatkan awareness salah satunya mengenai kanker anak. Itulah yang digunakan oleh Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) untuk membuat masyarakat jadi lebih peduli serta tidak mengalami kesalahpahaman mengenai penyakit yang satu ini.

'Teman Kanker' adalah platform digital yang didesain untuk mendapatkan pengetahuan soal kanker anak. Aplikasi ini berguna untuk orangtua, pasien, survivors, voluntir, dan dokter untuk terhubung satu sama lain," kata Kartika Purwanto, Public Relations dari YOAI dalam presentasi di kongres internasional Society of Paediatric Oncology.

Di aplikasi ini tidak harus pasien kanker yang bisa mengunduhnya. Semua orang pun bisa.

Oh iya, pengguna bisa mendapatkan informasi Rumah Sakit dan fasilitas di seluruh Indonesia. Pasien juga bisa membuat catatan kesehatan untuk mengetahui perkembangan dan jadwal pengobatan misalnya jadwal kemo. Ada juga cerita dari para survivor yang berhasil sembuh dan kisah inspiratifnya. Kamu juga bisa chat dengan para survivors dan juga sama dokter langsung.



"Indonesia negara yang beragam, dengan aplikasi ini orang-orang di berbagai daerah bisa mengetahui tentang kanker dan mengurangi kemungkinan terkena kanker," ungkap Kartika.

"Di sini juga bisa mengetahui tanda dari kanker yang terjadi pada dewasa atau anak-anak," tambahnya.

Inovasi 'Teman Kanker' menarik perhatian peserta konferensi.Inovasi 'Teman Kanker' menarik perhatian peserta konferensi. Foto: Aisyah/detikHealth


Bekerjasama dengan Yayasan Kanker Payudara Indonesia dan Rumah Sakit Dharmais, 'Teman Kanker' dikembangkan oleh IBM Global Business Services.

Penjelasan mengenai 'Teman Kanker' banyak mendapatkan apresiasi dari berbagai negara yang ikut serta dalam kongres tersebut. Bahkan, ada yang tertarik untuk mengadopsinya di negara mereka masing-masing. Keren!

(ask/up)
News Feed