Kamis, 22 Nov 2018 17:24 WIB

Main di Film Robin Hood 2018, Jamie Foxx Akui Sedang Lawan Depresi

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Jamie mengaku masih bergelut dengan depresi. (Foto: Getty Images) Jamie mengaku masih bergelut dengan depresi. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Jamie Foxx berperan sebagai John, mentor dari Robin Hood dalam film berjudul sama yang rilis pada Rabu (21/11/2018) kemarin. Sebagai aktor yang cukup sering melontarkan gurauan dan bahkan terlibat dalam aksi stand-up comedy, tak disangka rupanya Jamie sedang berjuang melawan depresi.

Dalam sebuah wawancara bersama Hip Hop Hollywood, Jamie pernah memiliki masa lalu kelam di mana ia kecanduan alkohol dan obat-obatan serta depresi yang mengganggu kesehariannya. Ia bergelut dengan masalah kejiwaan yang kemungkinan besar muncul saat masa kanak-kanak dan terbawa hingga dewasa, di mana obat-obatan dan alkohol sangat membantunya.

"Aku selalu memiliki ketakutan hilang akal sejak kecil. Aku membutuhkan seseorang untuk membantuku keluar dari itu. Aku mencari bantuan psikiater untuk memperbaiki masalah mental yang kualami," tutur pemenang piala Oscar ini, dikutip dari Men's Journal.

'Bantuan' tersebut dimulai dengan mengeksplorasi kecerobohan masa lalunya dan menyelidiki tahun-tahun awalnya untuk menemukan masalah. Dokter menyebut "ketakutan mendalam akan penyakit mental yang diperburuk oleh sebuah insiden ketika dia berusia 18 tahun ketika minumannya dibubuhi oleh obat PCP (phencyclidine) halusinogen di sebuah pesta perguruan tinggi".


Episode tersebut terus berulang di kepala Jamie selama bertahun-tahun. Insiden tersebut terjadi saat dia berusia 18 tahun, selama 11 bulan ia mengalami kilas balik yang cukup keras dan berulang lagi saat usia 26 tahun dan 32 tahun, yang terakhir. Namun ia masih khawatir akan mengalaminya kembali.

Pengalaman Jamie mirip dengan apa yang dialami oleh rapper Kanye West, yang juga mengaku mengalami masalah kejiwaan. Oleh karena itu Jamie bisa bersimpati terhadap apa yang terjadi pada Kanye, karena rasa takut itu masih menghantui Jamie hingga kini.

Namun tak seperti Kanye yang terus-menerus mengoceh di Twitter soal masalah mentalnya, Jamie mengaku keluarganya 'menghukumnya' kala episode-episode tersebut mulai, mengeceknya berkala dan tak mengizinkannya keluar di publik atau melakukan apapun yang akan memalukan dirinya sendiri saat pikirannya tak sehat.

"Aku cukup beruntung memiliki orang-orang, seperti saudariku, keluargaku, untuk bicara 'Woi, kamu nggak bisa keluar sekarang soalnya kamu ngomongnya kacau'" pungkas pria yang kini berusia 50 tahun tersebut.

(frp/up)
News Feed