Jumat, 23 Nov 2018 12:56 WIB

Ini Kebiasaan Makan Milenial yang Bisa Picu Kambuhnya Mag

Nabila Nufianty Putri - detikHealth
Foto: shutterstock Foto: shutterstock
Jakarta - Milenial punya kebiasaan unik kalau soal makanan. Umumnya, milenial suka berburu kuliner kekinian. Sebut saja mi goreng atau seblak dengan level pedas yang menantang sampai es kopi susu dengan ragam campuran seperti alpukat.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, mengakui bahwa gaya hidup zaman now seperti berburu kuliner dan mengonsumsinya secara berlebihan memiliki risiko terhadap semua aspek kehidupan, termasuk kesehatan lambung.


"Kebiasaan ngopi sebelum makan atau minum kopi kebanyakan, kuliner yang tinggi lemak atau makanan pedas sudah terbukti berperan dalam kekambuhan sakit mag," ujar dr. Helmin kepada detikHealth.

Di balik kebiasaan makan milenial tersebut, ada hal yang harus diwaspadai, terutama bagi orang yang punya sakit mag. Faktanya, kopi dan makanan pedas bisa memicu kambuhnya mag.

"Makanan pedas dapat merangsang produksi asam dan bersifat iritatif terhadap lambung. Hal ini akan memperberat kondisi apabila lambungnya sudah ada luka," jelas dr. Helmin.

Ia juga menjelaskan makanan berlemak dan digoreng akan mengalami pencernaan yang lebih lambat. Maka hal tersebut memperpanjang waktu produksi asam dalam lambung untuk membantu mencernakannya.


Sementara kopi mengandung kafein dan zat lain yang berperan dalam merangsang meningkatnya produksi asam. Bahkan kafein juga memungkinkan katup antara lambung dan tenggorokan mengendur sehingga membuat gas pada lambung mudah naik ke kerongkongan.

Jika mag sudah menyerang, segera atasi dengan Promag yang mengandung hydrotalcite. Kandungan tersebut bisa membantu membentuk lapisan dinding lambung sehingga mengurangi nyeri karena iritasi asam lambung.

(ega/up)
News Feed