Senin, 26 Nov 2018 16:40 WIB

Ibu Roger Danuarta Wafat, Mengapa Sakit Jantung Picu Komplikasi Ginjal?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Roger sebut sang ibu memang memiliki komplikasi penyakit jantung hingga gagal ginjal. Foto: Noel/detikHOT Roger sebut sang ibu memang memiliki komplikasi penyakit jantung hingga gagal ginjal. Foto: Noel/detikHOT
Jakarta - Ibunda dari pesinetron Roger Danuarta, Engnawati Atmadja, dikabarkan berpulang untuk selamanya di usia 63 tahun. Roger memaparkan bahwa almarhumah ibunya memang memiliki riwayat penyakit jantung yang kemudian berkomplikasi pada organ lain, termasuk ginjal.
"Ibu saya meninggal. Sakitnya memang cukup lama. Akhir Januari atau awal Februari ini serangan jantung. Sejak itu serangannya cukup parah ya. Akibatnya itu berefek yang lainnya. Dampaknya gagal jantung dan gagal ginjal juga. Komplikasi iya, tapi berawalnya dari jantung itu," beber Roger di rumah duka di Gatot Subroto, Curug, Tangerang, Minggu (25/11), dikutip dari detikHOT.
Lalu, bagaimana penyakit jantung bisa berkomplikasi pada ginjal? Kepada detikHealth, dr Isman Firdaus, SpJP, FIHA, dari RS Harapan Kita menjelaskan bahwa penyakit jantung dapat mengganggu aliran darah ke organ lain seperti ginjal yang kemudian bisa menyebabkan kerusakan.


"Penyakit jantung bisa berkomplikasi ke organ-organ lain. Terutama ginjal karena ia lebih sensitif akan aliran darah. Ginjal menjadi organ yang paling sering," tuturnya via telepon, Senin (26/11/2018).
Menurut situs WebMD, ginjal berfungsi untuk menyaring limbah sisa metabolisme dan cairan ekstra dari dalam darah kita. Seperti semua organ yang ada di tubuh, ginjal membutuhkan suplai darah yang cukup untuk dapat bekerja sebagaimana mestinya.
"Jika tak mendapatkan jumlah darah yang dibutuhkan, mereka tak akan mampu untuk menyingkirkan limbah sisa dari darah. Ini menjadikan kondisi yang disebut gagal ginjal. Biasanya ditangani dengan cuci darah atau transplantasi ginjal," demikian dilaporkan situs tersebut.
Sebaliknya, penyakit ginjal juga bisa memperburuk terjadinya gagal jantung. Ginjal yang rusak tak bisa menyingkirkan cukup air dari darah seperti pada ginjal yang sehat. Sehingga tubuh akan bergantung pada cairan yang meningkatkan tekanan darah, yang menyebabkan jantung bekerja lebih keras.


(frp/fds)